alat musik selober, Lombok Timur

Selober, Alat Musik Khas dari Desa Pengadangan Lombok Timur

Vote Us

Pulau Lombok, pulau kecil yang terletak di sebelah barat Pulau Bali ini kini semakin dikenal namanya di dunia pariwisata setelah memenangkan beberapa penghargaan internasional. Pulau Lombok memiliki sejuta keindahan alam yang sangat menakjubkan, mulai dari pantai, gili, bukit, gunung, sungai dan air terjun. Keindahan alam yang menawan ini membuat Pulau Lombok semakin ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu menakjubkan, Pulau Lombok juga kaya akan adat-istiadat, kesenian dan kebudayaan yang unik dan beranekaragam. Nah, salah satu contohnya adalah kesenian alat musik selober.

Selober adalah salah satu alat musik khas atau tradisional yang berasal dari Pulau Lombok. Alat musik selober dibuat dengan memanfaatkan pelepah pohon aren atau dikenal dengan nama pohon enao dalam Bahasa Sasak. Pelepah pohon aren yang masih basah dikuliti dan diambil bagian kulit luarnya. Panjangnya kira-kira 10 – 15 cm dan lebarnya sekitar 3 cm. Pelepah pohon aren sengaja dipilih karena pelepahnya cukup elastis dan aman ketika digunakan. Untuk memainkan alat musik selober ini, lembaran kulit pelepah pohon aren ini kemudian ditiup sambil ditekan dengan ibu jari sehingga menghasilkan berbagai jenis nada. Sampai saat ini, alat musik selober ini masih terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya agar tidak punah dan tenggelam ditengah arus globalisasi.

Penampilan alat musik selober, Lombok Timur

Berbicara tentang asal-usul, alat musik selober ini mempunyai sejarah yang cukup panjang and surprisingly, alat musik yang cukup mungil ini hanya bisa ditemukan di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Menurut penuturan warga lokal, perkembangan alat musik selober ini tidak lepas dari campur tangan warga pendatang dari Desa Jurit, Lombok Timur. Menurut beberapa warga lokal, alat musik ini diciptakan dan dikembangkan oleh warga pendatang tadi. Seiring perkembangannya, alat musik ini mulai dikenal dan diterima oleh penduduk yang tinggal di Desa Pengadangan. Sejak saat itu, warga Desa Pengadangan mulai memainkan dan melestarikan alat musik tradisional ini.

Para pemain alat musik selober, Lombok Timur

Festival kesenian alat musik selober, Lombok Timur

Kata salah seorang warga lokal, selober berasal dari dua kata, yaitu selemor dan SeberSelemor artinya mengisi waktu luang/senggang, sedangkan seber artinya suara yang terdengar serak atau berisik seperti radio rusak. Nah, kedua kata ini kemudian digabungkan menjadi satu dan lahirlah istilah selober (selemor dan seber). Jadi tidak mengherankan jika biasanya alat musik selober ini dimainkan oleh warga setempat ketika waktu senggang mereka atau untuk mengisi waktu luang mereka. Contohnya seperti ketika sedang libur bekerja atau tidak ke sawah atau ketika menunggu waktu panen datang. Namun kini, atas inisiatif pemuda-pemudi setempat, setiap tahunnya selalu diadakan festival budaya. Dimana disetiap festival, alat musik selober ini selalu ditampilkan dan biasanya diiringi dengan alat musik tradisional lainnya, seperti: gendang, rincik, seruling dan gambus. Menurut penggiat alat musik tradisional ini, selober tidak bisa dimainkan sendiri. Selober harus dimainkan dalam kelompok yang terdiri dari 8 orang. Mungkin karena suaranya yang kecil atau terbatasnya nada yang dihasilkan. Jadi, alat musik selober harus diiringi dengan alat musik lain sehingga bisa menghasilkan satu kesatuan nada yang lebih harmonis dan enak didengar.

Festival budaya alat musik selober, Lombok Timur

Alat musik tradisional selober ini terus dijaga dan dilestarikan oleh warga Desa Pengadangan, Pringgasela, Lombok Timur. Nah, jika Ezytravelers ingin menyaksikan langsung bagaimana alat musik khas Lombok ini dimainkan, maka langsung saja datang ke Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Untuk mencapai Desa Pengadangan, Ezytravelers bisa menggunakan kendaraan umum berupa minibus dan dilanjutkan dengan menggunakan ojek. Atau kalau ingin lebih mudah dan gak ribet, Ezytravelers bisa menyewa mobil atau motor. Untuk mencapai Desa Pengadangan dari pusat Kota Mataram dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan rute sebagai berikut: Kota Mataram – Narmada – Mantang – Kopang – Terara – Masbagik – Pringgasela – Desa Pengadangan.

Ada promo tiket pesawat buat ke Lombok nih! Gak cuma itu aja, bisa jalan-jalan hemat dengan booking hotel murah dan paket tour. Yuk siap-siap liburan!

Pengiring alat musik selober, Lombok Timur

Well, itulah alat musik selober, salah satu kesenian khas dari Pulau Lombok, tepatnya Desa Pengadangan, Pringgasela, Lombok Timur. Kesenian yang cukup tua dan unik yang hingga saat ini masih eksis.

Jika Ezytravelers berkunjung ke Lombok dan suka dengan kesenian tradisional, maka Desa Pengadangan ini harus dimasukkan kedalam itinerary Ezytravelers sekalian tentunya akan melengkapi wisata kalian ketika di Lombok.

Sekian!

(Visited 93 times, 1 visits today)


About

Son of the Beach


'Selober, Alat Musik Khas dari Desa Pengadangan Lombok Timur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool