Batu Payung, Surga Tersembunyi

Batu Payung, Surga Tersembunyi
5 (100%) 1 vote

Patut berbangga tinggal di Lombok ini. Pulau kecil ini tidak hanya terkenal dengan julukam pulau seribu masjid, tapi juga dapat dijuluki sebagai pulau seribu pantai. Julukan ini nggak berlebihan, karena faktanya banyak banget pantai yang indah-indah di Lombok, termasuk juga pulau-pulau kecil atau gili. Di Lombok Tengah bagian selatan, ada Pantai Batu Payung yang sangat cocok dijadikan tempat pelarian dari segala rutinitas yang terkadang menjemukan. Sebelumnya tidak banyak publik yang mengetahui pantai ini. Sekitar dua tahun lalu, pantai ini sontak terkenal dan menjadi perbincangan publik di Indonesia setelah Batu Payung dijadikan lokasi syuting iklan sebuah produk rokok ternama.
Dari Kota Mataram, waktu tempuh ke Batu Payung sekitar satu setengah jam. Kalau dari Bandara Internasional Lombok (BIL), lumayan dekat, sekitar 30-45 menit. Pantai ini terletak di sebelah timur Pantai Tanjung Aan atau sekitar satu kilometer ke arah timur. Letaknya yang tersembunyi di balik bukit, membuatnya pantas disebut surga tersembunyi (hidden paradise).

Berpose di depan ikon batu berbentuk payung.  Jika diambil dari sudut berbeda, bentuk batunya juga berbeda.

Berpose di depan ikon batu berbentuk payung. Jika diambil dari sudut berbeda, bentuk batunya juga berbeda.

Ada dua jalur alternatif yang bisa kita tempuh menuju surga tersembunyi ini. Bisa berjalan kaki menyusuri bibir pantai atau naik ke perbukitan dan alternatif kedua bisa menggunakan perahu dari Pantai Tanjung Aan. Jika ingin berjalan kaki menyusuri garis pantai atau naik melalui perbukitan, kita bisa memarkir kendaraan di dekat rumah warga di pinggir pantai. Bagi yang menggunakan kendaraan roda dua, warga sekitar menyediakan tempat parkir bahkan anak-anak disana maupun orang tua siap menjadi pemandu wisata ke Batu Payung.

Pantai di dekat batu payung

Pantai di dekat batu payung

Setelah motor diparkir, berjalanlan menyusuri pinggir pantai ke arah Barat sepanjang satu kilometer. Jika ombak sedang besar, wisatawan bisa mendaki bukit. Dari atas bukit terlihat pemandangan pantai yang sangat eksotis dan indah. Di balik bukit itulah Batu Payung berdiri kokoh. Jika berkunjung ke Batu Payung sekitar jam 10 pagi, wisatawan harus menyusuri pinggir pantai dan naik melalui bukit. Tapi jika berkunjung sekitar jam 13.00, ombak sudah surut sehingga bisa berjalan melalui tepi pantai. Namun harus sedikit hati-hari karena batu di sekitar pantai cukup licin.

Di depan Batu Payung, ada sebuah gili kecil yang bentuknya mirip kura-kura. NB: Maafkan kenarsisan ini.. ;)

Di depan Batu Payung, ada sebuah gili kecil yang bentuknya mirip kura-kura. NB: Maafkan kenarsisan ini.. 😉

Dulunya, batu yang memang mirip payung itu sepertinya adalah bukit. Namun karena terus menerus dihantam ombak, bukit tersebut hanya menyisakan sebentuk batu menjulang tinggi yang mirip payung. Begitu juga dengan batu-batu besar yang ada di sekeliling pantai. Juga kemungkinan merupakan bongkahan batu dari bukit-bukit yang dihantam ombak ratusan tahun silam.

Ombak di Batu Payung memang terbilang besar. Untuk menikmatinya, cukuplah duduk di batu-batu pinggir pantai di depan Batu Payung sambil menikmati deburan ombak dan pemandangan eksotis di sekitarnya. Foto-foto juga jangan dilupakan dengan menyertakan Batu Payung sebagai ikon utamanya. Bagi yang hobi fotografer, Batu Payung dan sekitarnya juga objek yang tak pernah habis untuk dieksplorasi. Bagi yang hobi traveling, Batu Payung di Lombok Tengah adalah salah satu pantai yang wajib dikunjungi sebelum mati.

(Visited 366 times, 1 visits today)

About

Wartawan di koran Suara NTB, pecinta buku, full time dreamer, mimpi keliling dunia karena dunia layaknya buku, harus dibaca sampai tuntas.


'Batu Payung, Surga Tersembunyi' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool