Gunung di Lombok

Beautiful Nature Pic’s Hunt: Fun Trekking di 500an mdpl, di Seberang Timur Lombok

Beautiful Nature Pic’s Hunt: Fun Trekking di 500an mdpl, di Seberang Timur Lombok
2 (40%) 4 votes

Apa yang kita harapkan saat berkunjung ke daerah baru? Kuliner khas yang menggoda selera dan kemudian melekat erat di ingatan? Kerajinan sandang unik yang melengkapi koleksi di lemari pakaian? Saya? Tak pernah tak tergoda intip setiap sudut daerah baru tersebut, tentu saja untuk pemandangan-pemandangan alamnya yang indah mempesona. Biru, hijau, oranye atau kabut tipis yang menggantung sesaat setelah fajar pagi merekah di ufuk timur. Sederhana bagi kebanyakan orang, namun sering begitu sempurna bagi saya.

Demikian juga Dompu, satu kabupaten dari propinsi Nusa Tenggara Barat. Tetangga dari kabupaten terujung di pulau Sumbawa, Bima. Dus berbagi wilayah untuk pintu-pintu pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Tambora (TNGR). Di tulisan ini, saya belum akan berbagi banyak angle-angle indah menakjubkan dari si cantik 2851mdpl Tambora. Namun, justru dari beberapa bukit kecil di sekitarnya, di ketinggian tak lebih dari 500 mdpl. Keindahan dari 4 Doro (Doro=Gunung, bahasa Dompu), Doro Tabe, Doro Sambi, Doro Ncanga dan Doro Peti. Plus keunikan cerita dibalik nama bukit-bukit indah ini.

Doro Tabe

Doro Tabe

Siluet Doro Tabe dengan Tambora yang gagah dibelakangnya

Meski dianggap sebagai gunung, Doro Tabe (Tabe=Wajan, Doro Tabe= Gunung Wajan) tak sampai di 500 mdpl. Namun, hamparan ladang-ladang tebu, juga savana di sekitarnya, membuatnya sangat eksis di pandangan setiap pelintas jalan raya Dompu ke Calabai. Jalur utama menuju titik-titik pendakian TNGR atau kunjungan ke Pulau Moyo dan Satonda.

Doro Tabe

Doro Tabe berpayung awan hitam

Satu hari dari proyek saya yang ditempatkan di desa Kempo, salah satu desa di Kabupaten Dompu, saya mengikuti ibu kos saya berkunjung ke ladang tebunya. Persiapan mengolah lahan dan menanam tebu di lahan milik keluarga besar mereka. Belum juga satu jam melepas penat setelah perjalanan bermotor dari desa Kempo, gagahnya Doro Tabe yang serasa selemparan batu sangat amat mengundang untuk didaki.

Setelah dapatkan ijin kabur, kaki yang default terjaga oleh sendal gunung merek lokal yang terkenal, terayun mantap. “Hati-hati, di perjalanan nanti akan ada beberapa sungai kering yang akan kalian lewati”, pesan bapak kos kami, Dae Sukri. Berdua bersama seorang rekan kerja yang kebetulan navigator handal produk Wanadri, saya yakin akan sampai di puncak Doro Tabe dalam hitungan kurang dari dua jam. Benar saja, jarak sekitar 3km dari ladang, tanjakan rumput yang dari jauh tampak tegak tercapai dalam belasan menit. Puncaknya yang cekung seperti wajan terbalik, menyisakan hutan kecil yang lebat, tampak sedikit seram saking lebat dan gelapnya. Sayangnya, saat capai puncak, mendung gelap menghiasi hampir seluruh penjuru langit. Termasuk Tambora.

Doro Sambi

Doro Sambi

View Pantai Soro Barat dari Puncak Doro Sambi

Terkesan oleh fun trekking pertama di Doro Tabe, saya mulai awas dengan banyak bukit yang mengapit desa Kempo, kantor saya selama 6 bulan lalu, terhitung Oktober 2014 sampai April 2015. Salah satunya, Doro Sambi, di bagian barat desa, juga menjadi lokasi paling pertama tower dari salah satu operator papan atas Indonesia. Tadinya saya dan teman-teman kerja sebatas berburu senja dari satu tanjakan yang membelah lereng bukit ini, namun kemudian menjadi merasa wajib berkunjung dan persis di bawah towernya. Ternyata, keindahan dari puncaknya memang tak pantas diragukan. Meski saat shoot pic-nya, jarum jam sudah menunjuk 10 pagi waktu setempat.

Hayyooo, ini nge-shoot picnya dengan gaya apa?

Doro Ncanga

Doro Ncanga

Doro Tabe dari puncak Doro Ncanga

Ncanga artinya bercabang di bahasa setempat. Dulunya menjadi endemik rusa, serta kawasan berburu rusa (Nggalo=Berburu, Maju=Rusa). Bentang savana memenuhi pandangan, juga sapi, kerbau dan kuda yang merumput.

Doro Ncanga

Gunung Bercabang, gagah di padang savana yang luas, Doro Ncanga

Padang Savana

Hijaunya ngangeni yak..*_^

Doro Peti

Doro Peti

Harus meminta tolong Lima Sekawan ni untuk temukan Gua Harta Karun di Doro Peti

Kisah dibalik tenang dan teduhnya teluk kecil dibawah Doro Peti, konon ada gua harta karun peninggalan Jepang dari jaman penjajahan dulu. Untuk menjamin kerahasiaan gua tersebut, setiap pembawa barang yang memindahkan harta dari kapal ke gua, ditembak mati segera setelah keluar dari gua. Baiklah, mari memesan tiket EzyTravel, capcuss ke London, berembug dengan Lima Sekawan, berburu harta di Doro Peti..^_^

(Visited 381 times, 1 visits today)


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Beautiful Nature Pic’s Hunt: Fun Trekking di 500an mdpl, di Seberang Timur Lombok' have 4 comments

  1. May 26, 2015 @ 9:06 am depz

    selama ini cm ke lakey n lewat2 aja
    kapan2 hrs explore dompu nihhhh

    Reply

    • August 6, 2015 @ 8:58 am BunSal

      Nge-trip bareng para kontributor Lombok-nya kemari aja kali yak…
      Just an idea..^_^

      Reply

  2. May 26, 2015 @ 9:11 pm eliyan

    kereeeen bingittttzzz

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool