Berugaq Lombok

Berugaq Lombok, Bukan Sekedar Bangunan Biasa

Berugaq Lombok, Bukan Sekedar Bangunan Biasa
5 (100%) 1 vote

Setiap daerah memiliki kekhasan budaya dan kearifan lokal yang tergambar lewat berbagai hal, misalnya tarian, baju adat, struktur bangunan. Demikian pula halnya dengan Lombok, pulau pedas yang mayoritas penduduknya adalah suku Sasak.

Jika ada yang bertanya, “apa yang spesial dari pulau ini?” maka mungkin jawabannya tak cukup dituliskan dalam satu buku. Butuh puluhan judul atau mungkin ratusan untuk menuliskan detail tentang Lombok. Lombok sendiri meski sering dinamai pulau pedas, berasal dari kata “Lomboq” yang artinya lurus. Sementara itu, kata Sasak berasal dari sak-sak yang artinya “yang satu”, ada juga yang mengartikannya sebagai sampan atau perahu. Jika dimaknai secara bebas maka leluhur suku Sasak yang mendiami Pulau Lombok jelas mengharapkan hal-hal yang baik, jalan yang lurus bagi penduduk pulau ini.

Nah! Salah satu yang unik adalah bangunan khas suku Sasak yang dengan mudahnya dapat dijumpai di banyak tempat di pulau Lombok: BERUGAQ. Meski tampak sederhana dan sering disamakan seperti gazebo, berugaq memiliki nilai filosofis yang tinggi.

Berugaq

Berugaq tiang empat (sekepat) dan berugaq tiang enam (sekenam)

Berugaq bisa berbentuk persegi atau persegi panjang tergantung tiangnya. Berugaq persegi bertiang empat disebut sekepat dan berugaq bertiang enam berbentuk persegi panjang disebut sekenam. Atap berugaq umumnya terbuat dari ilalang dan letaknya terpisah dari rumah utama. Kini bahan untuk membuat atap berugaq lebih beragam, tidak melulu dari ilalang.

Apa perbedaan sekepat dan sekenam? Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mecolok, kecuali penempatannya. Sekepat biasanya diletakkan di halaman depan sementara sekenam di halaman belakang rumah. Beberapa kelompok suku Sasak bahkan percaya bahwa peletakan berugaq yang salah dapat membawa bencana. Well, believe it or not!

Berugaq

Berugaq dapat ditemukan dengan mudah di Lombok. Termasuk seabagai pemanis kolam 🙂

Berugaq adalah bangunan multifungsi –ALL-you-can-do! Suku Sasak melakukan berbagai aktifitas di berugaq: belajar, musyawarah, makan bersama (begibung), rapat keluarga, menerima tamu, bersantai, dan banyak yang lainnya.

Berugaq

Berugaq untuk tempat berdiskusi

Berugaq

Berugaq untuk tempat anak-anak belajar dan bermain

Selain itu, letak berugaq yang berada di luar bangunan rumah utama menunjukkan sikap keterbukaan suku Sasak, mudah bergaaul dan merangkul siapa saja untuk duduk sejajar. Bayangkan saja, ketika berada di atas berugaq maka siapa saja akan duduk bersila sejajar tanpa membedakan status sosial.

Awalnya saya pun tak begitu tahu banyak tentang nilai filosofis bangunan berugaq ini. Syukurnya dosen saya di masa kuliah dulu mengajak untuk ikut riset sederhana tentang kearifan lokal. Tadaa.. lumayan ilmunya, bikin makin bangga jadi orang Sasak.

Ternyata tiang-tiang berugaq juga memiliki makna. Tiang tersebut diumpamakan sebagai nilai-nilai luhur yang harus dimiliki suku Sasak sebagai penyangga kehidupan. Nilai tersebut adalah mengutamakan kebenaran, amanah, jujur, dan cerdas dalam bersikap . Atap berugaq melambangkan kekuasaan dan perlindungan Allah, selayaknya segala urusan dikembalikan pada KuasaNya Yang Maha Segala.

Berugaq

Apapun masalahnya, cukup diselesaikan di berugaq saja jangan sampai berlanjut keluar

Satu hal yang menurut saya paling menarik, yaitu nilai kekeluargaan yang dibangun di atas berugaq. Karena biasa dipakai sebagai tempat berdiskusi atau bermusyawarah, maka tak jarang terjadi perdebatan sengit di atas berugaq. Namun sehebat apapun pertengkaran di atas berugaq, begitu diskusi selesai, maka tak boleh ada yang meninggalkan berugaq dengan kebencian atau dendam. Semua permasalahan harus diselesaikan dengan mengutamakan kebenaran dan persaudaraan. Wih, keren kan?

Berugaq Sasak

Berugaq Sasak

Berugaq memang bukan sekedar bangunan biasa. Kalau ke Lombok boleh dong sekali-kali ngopi cantik bareng teman-teman di atas berugaq.

Bangge ite jari kanak Sasak! 🙂

(Visited 1,343 times, 1 visits today)


About

Traveling is a personal way to find yourself. Get lost, and expand your horizon!


'Berugaq Lombok, Bukan Sekedar Bangunan Biasa' have 1 comment

  1. May 29, 2015 @ 7:47 am depz

    nteh bekedeq leq berugaq 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool