Gili Layar

Gili Layar, Lombok, My Kinda Best Place to Escape

Gili Layar, Lombok, My Kinda Best Place to Escape
5 (100%) 1 vote

Kalau ngomongin soal gili-gili di Lombok memang tidak akan pernah ada habis-habisnya. Buat yang belum tau, Gili di Lombok bukan cuma Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air) di Lombok Utara yang sudah tersohor. Selain ketiga gili itu, masih ada puluhan gili lainnya tersebar di Lombok. Sebut saja di Lombok Barat ada banyak gili diantaranya yang paling sering disebut-sebut adalah Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Kedis. Masih di daerah yang sama yaitu Lombok Barat, ada lagi yang namanya Gili Layar, Gili Rengit dan Gili Asahan, serta tentu saja masih banyak lagi gili lainnya di Lombok bagian Timur dan Selatan.

Dari semua gili yang saya sebutkan di atas, belum semuanya terjamah oleh saya. Beruntung beberapa waktu lalu di tengah rutinitas kampus khas anak semester akhir yang menguras pikiran, saya bisa sebentar saja escape dari hal tersebut. Semua berkat kakak saya yang berbaik hati as always mau mengajak saya jalan-jalan ke salah satu gili yang saya sebut tadi, yaitu Gili Layar. Timing-nya pas banget pikir saya. Lagi suntuk tugas akhir, mending ngacir dulu tenangin pikiran ngumpulin semangat, pergi ke pantai buat nyantai.

Hari itu saya baru saja pulang dari kampus dan langsung bergegas dengan tidak banyak mengemas barang bawaan. Tiba-tiba aja diajakin pergi camping ke Gili Layar. Tanpa pikir panjang dan tanpa sempat ganti pakaian sepulang dari kampus langsung ngegas.

My brother is always like that, full of surprises and unpredictable move. Eaaaa… Dan ternyata surprise-nya lagi kami nggak hanya pergi berdua tapi rombongan. Rameeeee euyyy. Dan saya semakin bersemangat untuk kemcer pertama di pantai.

Gili Layar Lombok

Berangkaaatttttttt

Kami pun berangkat dari Mataram menuju Sekotong, lokasi di mana Gili Layar berada. Kawasan Sekotong sendiri berjarak tempuh kurang lebih 1-2 jam dari pusat Kota Mataram dengan menggunakan kendaraan bermotor. Sesampainya di sana kami parkir kendaraan dan meluncur ke tujuan menggunakan boat nelayan yang bertarif 300.000 rupiah untuk satu boat. Saat itu kami berjumlah sekitar 20-an orang sehingga boat yang kami gunakan ada dua. Nah untuk tarif boat ini bisa ditawar. Jadi kalau pintar nawar bisa jadi akan dapat harga yang lebih murah lagi. Boat inilah yang akan mengantar ke gili tujuan dan menjemput kembali nantinya.

Gili di Lombok

Yay! Merapat ke Gili Layar dengan selamat

Tidak berapa lama, kami sampai di Gili Layar. Gili ini terbilang sepi seperti kebanyakan gili lainnya di daerah Sekotong, Lombok Barat ini. Tidak banyak orang dan penginapan. The one and only tempat untuk menginap di Gili Layar hanya Layar Beach Bungalow. Berhubung kami datang untuk kemah dan juga tidak berencana menginap di penginapan tersebut, cukuplah tenda jadi hotel kami saat itu. Kalau camping gini, asal jangan buang sampah sembarangan aja ya. Ingat! Sampahnya dibawa balik pulang kalau perlu!

Gili Layar

Bangun tenda dulu kita

Kami pun memilih untuk mendirikan tenda tepat di dekat dermaga di mana biasanya boat-boat wisatawan bersandar saat ke Gili Layar. Beres mendirikan tenda, now we’re ready to spend the night, kemah di pinggir pantai. Itulah hal yang beberapa waktu ini selalu saya bayangkan. Dan akhirnya bisa juga kesampaian. We spent the night there dengan membuat api unggun, gazing the night sky yang super duper cantik dengan milkyway yang selalu membuat saya tidak berhenti bersyukur melihat ciptaan Tuhan di atas langit sana.

Kegiatan di Gili Layar

Bonfire yuhuuuuu

Gili Layar Lombok

Milkyway yayyyyyyy

We were under the stars and we were sitting in front of a beautiful moon. Freaking awesome night. Saya pun nggak mau melewatkan momen langka yang pasti nggak akan pernah bisa kita dapatkan saat udah kembali ke kota. Saat itu rasanya kami yang memiliki pulau ini.

Yeap…serasa pulau sendiri.

Sepi. Tenang.

Di dalam hati sambil nggak berhenti memandang langit I keep telling myself, thank God for this another awesome moment.

Gili Layar di Lombok

Watching the moon

Saat bulan sudah jauh tinggi menggantung di langit. Air laut pun mulai naik dan satu persatu dari kami sudah mulai masuk tenda untuk beristirahat. Saya juga. Tidur dululah untuk mengumpulkan tenaga. Jangan sampai masuk angin lalu nggak bisa menikmati momen awesome lainnya di kala pagi, pikir saya. Cuman tidur sebentar, tapi nyenyak banget.

Saya bangun pagi-pagi sengaja nggak mau melewatkan ketemu si fajar. Langit pagi saat saya bangun selalu mampu membuat kagum. Tadinya saya ingin diam saja menonton fajar dari depan tenda tapi kemudian saya berdua dengan kakak berkeliling pulau kecil yang hanya memakan waktu sekitar satu jam.

Gili Layar

Kalemnya pagi di Gili Layar

Look, what we found! Saya pikir gili ini akan semua pesisirnya dikelilingi oleh pasir seperti Gili Trawangan. Tapi ternyata sebagian dari Gili Layar ini pinggir pantainya berbatu mulai dari yang besar hingga kecil, lalu ada juga bukit kaktus dan sebagaian pantai yang ada tumbuhan bakaunya.

Gili Layar

Bakau

Gili Layar di Lombok

Bukit kaktus

Nggak peduli kaki sakit kena karang dan bebatuan pinggir pantai karena saat itu saya berjalan nggak pakai alas kaki, saya tetap menikmati setiap langkah dan setiap hal yang saya lihat di depan mata selama mengelilingi Gili Layar. Puas rasanya berjalan mengelilingi Gili Layar and it was refreshing. Melihat pantai yang ombaknya tenang saat masih pagi, tanpa ada banyak suara, kecuali ombak dan sesekali suara burung jauh entah di mana yang sayup terdengar mampu menenangkan.

Gili Layar

Buat yang lagi baca tulisan ini sekarang, kamu juga bisa kok ngerasain pengalaman menikmati indah dan tenangnya alam Gili Layar. Cocok banget yang pengen menenangkan diri, menjauh dari hiruk pikuk kota. Buruan lah pesen tiket ke Lombok. You can check ezytravel.co.id kalau mau cari tiketnya. Jangan sampai kelewatan tiket murahnya. Yuhuuu~

Mau liburan ke Lombok? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 417 times, 1 visits today)


About

wandergirl | a lil daughter | weirdo | journeylist


'Gili Layar, Lombok, My Kinda Best Place to Escape' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool