Indonesia di mataku dan di mata mereka

Vote Us

“Indonesia is a beautiful country and u’re so blessed to be live in Indonesia”

Sebaris kalimat di atas adalah ungkapan kekaguman seorang bule Jerman bernama Nicholas yang saya ajak ngobrol ketika saya dan istri berkeliling di sebuah wahana wisata di Bali bernama Taman Nusa. Nicholas yang sudah berusia 70 tahunan itu memang tidak sedang ber-hiperbola, karena beliau sudah membuktikan kekagumannya akan keindahan alam dan budaya dengan menghabiskan hampir separuh hidupnya di Indonesia.

Bahkan binar mata dan suaranya tak bisa menutupi semangatnya yang berapi-api ketika bercerita pengalamannya saat takjub akan keindahan alam Flores. Atau waktu menyaksikan keunikan budaya Batak saat mengunjungi Sumatera Utara belasan tahun lalu.

Lain Nicholas, lain lagi Hana Kuusisto.

Hana adalah seorang abege cewek asal Finlandia yang saya ajak chit-chat pada sebuah ferry ketika menyeberang dari Padang Bai, Bali ke Lembar, Lombok.

Hana memutuskan untuk liburan dan berkelana ke Indonesia karena teman-temannya di Finlandia sono selalu “ngomporin” dia dengan keindahan alam Indonesia. Yeap, teman-temannya yang lebih dulu menyaksikan keindahan alam Indonesia selalu memamerkan foto-foto liburan mereka di laman facebook-nya dan men-tag Hana. Saking penasaran, Hana pun melancong ke Indonesia sampai ke Lombok dan itu dilakukannya seorang diri. Sendirian!! Wow!! Dan di atas ferry itu Hana bercerita kepada dia telah membuktikan sendiri bahwa semua yang diceritakan teman-temannya itu for real!

with hana

Dan terakhir, bule Serbia bernama Nico yang saya temui ketika menginap di sebuah penginapan di Gili Air. Dengan sangat bersahabat Nico menceritakan bagaimana ia jatuh cinta dengan Indonesia dan memutuskan meninggalkan negerinya untuk mengadu nasib di Lombok. Tak hanya jatuh hati pada keindahan alam di Lombok, ia pun jatuh cinta akan kulinernya. Uniknya lagi Nico jatuh cinta pada makanan Indonesia yang bernama tempe. Dan saking cintanya pada tempe, Nico yang bukan seorang sarjana Biologi itu belajar bagaimana mengolah kedelai menjadi sebuah tempe. Tak hanya itu, bahkan Nico mengolah sendiri tempe menjadi banyak jenis makanan. Jadi nyaris setiap harinya ia tak pernah bosan makan tempe pagi, siang dan malam. Haha!

**

Ketika saya mengeksplore sebuah tempat wisata, tak hanya berinteraksi dengan warga lokal, saya juga kerap berinteraksi dengan para wisatawan lainnya. Khususnya wisatawan mancanegara. Selain untuk practicing bahasa Inggris saya yang TOEFL Score-nya ga pernah sampe 550 ini, saya senang mewawancarai pendapat mereka tentang Indonesia.

Dan ketiga obrolan di atas dengan ketiga wisatawan dari asal negara yang berbeda saya bisa tau bagaimana Indonesia di mata mereka. Dan itu membuat saya semakin mencintai Indonesia ini. Bagaimana tidak, mereka yang bukan berasal dari Indonesia saja bisa kagum dan jatuh cinta, apalagi saya yang lahir, besar dan hidup di sini. Negeri yang telah memberi banyak sekali untuk hidup saya, namun sayangnya saya belum bisa memberi banyak sebagai balasannya, bulan ini memperingati 71 tahun kemerdekaannya.

Di usia 71 tahun sejak merdeka, Indonesia memang belum bisa dibilang sempurna, ada banyak hal-hal yang kerap membuat kita miris dan sedih. Korupsi masih merajalela, pendidikan dan keadilan sosial yang belum merata dan banyak hal minor nan sumbang lainnya yang masih dapat kita lihat dan rasakan.

Tapi semua itu tak mengurangi rasa bangga saya sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Indonesia yang memiliki 17.504 pulau, 1.340 suku bangsa dan 546 bahasa daerah ini adalah negara yang kaya. Tak hanya kaya akan Sumber daya alam, tapi juga kaya akan keindahan alam, budaya, tradisi juga kuliner. Selain itu, Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang di dunia nomor 2 di bawah Kanada. Dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa bikin bangga sebagai orang Indonesia.

***

Nah itu tadi Indonesia di mata saya dan di mata teman-teman wisman yang saya temui.

Kalau menurut kalian bagaimana?

Wait… sebelum menjawabnya, saya mau kasih tau sebuah kompetisi yang diadakan oleh ezytravel dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71.

Indonesia di matamu – kreasikan idemu mengenai kekayaan Indonesia

Itu dia nama kompetisinya. Jadi, sambil share bagaimana Indonesia di mata kalian, kalian dapat berbagi keindahan Indonesia, kalian juga berkesempatan mendapatkan hadiah total sampai 25 Juta.

Caranya gampang banget :

  1. Registrasi, Isi data peserta dan mengisi form di sini. Peserta terbuka untuk umum lhoo… dan pendaftarannya gratis..tis..tis…
  2. Follow Akun Instagram Ezytravel
  3. Buat video kreatif bertema budaya, kuliner, atau destinasi wisata yang unik. Video harus berdurasi 1 menit.
  4. Upload video di akun instagram sesuai syarat & ketentuan

Syarat dan Ketentuan bisa dibaca di sini

Ini dia hadiahnya yang sangat menggiurkan itu :

1 2

Gokil kan hadiahnya?

So, tunggu apa lagi?

Ajak teman, kerabat dan saudaramu agar dunia bisa melihat keindahan Indonesia yang luar biasa ini. 🙂

 

 

 

 

(Visited 110 times, 1 visits today)


About

blogger yang sangat mencintai lombok. impiannya sederhana, keliling Indonesia untuk menikmati keindahan alam dan budayanya. "menikmati hidup dengan mensyukurinya dan mensyukuri hidup dengan menikmatinya karena hidup itu indah" adalah tagline hidupnya. ^^


'Indonesia di mataku dan di mata mereka' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool