hutan lombok

Keren! Jadi “The Hobbit” di Tengah Pepohonan Purba Lombok

Keren! Jadi “The Hobbit” di Tengah Pepohonan Purba Lombok
5 (100%) 1 vote

Saya percaya bahwa travelling adalah tentang menemukan “sesuatu” dalam setiap perjalanan. Tak peduli berapa kali pun bepergian ke tempat yang sama, akan selalu ada hal-hal baru yang mungkin tak terekam pada perjalanan sebelumnya. Keliling Lombok berkali-kali pun pasti ada sesuatu menarik yang dapat diceritakan kembali.

Setiap kali akan melakukan perjalanan, maka yang saya lakukan pertama kali adalah mengosongkan “ruang jalan-jalan” dalam diri saya. Intinya adalah mengosongkan untuk menyediakan space bagi apa-apa saja yang akan mengisi ruang tersebut di hari itu.

Saya juga sering mengait-ngaitkan apa yang saya temui selama perjalanan dengan hal-hal lainnya, baik yang sudah dialami, dilihat saja, atau hal-hal yang sekedar ada dalam imajinasi. Termasuk ketika saya secara tidak sengaja menemukan hutan mini layaknya di film-film fiksi-imajinatif Hollywood. Yang satu ini mengingatkan saya tentang film The Hobbit.

Postingan kali ini sebetulnya masih merupakan sekuel dari tulisan sebelumnya tentang Gili Kapal, bonus travelling menyusuri gili-gili di Timur Lombok tersebut. Saya menemukan The Hobbit Forest versi Lombok. What? The Hobbit? Iya. Pohon-pohon yang menjulang tinggi di  hutan mini ini akan membuat kita merasa ciut, ibarat kurcaci dan pohon raksasa. Ini serius! Silakan mampir jika ingin merasakan sensasinya.

Keren! Pohon The Hobbit-nya setinggi itu, guys 🙂

Hutan The Hobbit terletak tidak jauh dari dermaga penyebrangan menuju gugusan gili cantik di Lombok Timur. Jika tidak tertidur atau mengantuk, maka anda akan dengan mudahnya menemukan area hutan The Hobbit yang berada di pinggir jalan sebelah kiri. Area ini berada di dusun Menanggabaris, desa Gunung Malang, Pringgabaya, Lombok Timur. Lebih tepatnya lagi, hutan ini berada tepat di depan pantai Pidana—nama ini muncul karena area wisata ini berada di tanah milik Lapas Selong—tambahan bonus lagi untuk sekedar angin-anginan di pantai.

Pepohonan yang tumbuh di area ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama pohon Lian. Batangnya tinggi mencapai 50 meter, dengan luas diameter mencapai 5 meter atau lebih. Kanopi Lian tidak cukup teduh karena ukuran daunnya yang kecil-kecil dan jarang. Saat bertanya pada masyarakat sekitar yang saya temui, tidak ada yang persis tahu bagaimana pohon-pohon Lian ini bisa berada di daerah tersebut. Cerita yang beredar, pepohonan tersebut ditanam sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda, yang artinya usia pohon tersebut sudah ratusan tahun.

IMG_20150513_103035

Bisa kebayang nggak kalau foto pre-wedding disini? *cihuy!

Konon dulunya jumlah pohon Lian yang ada jauh lebih banyak dari yang dapat ditemui sekarang. Tidak hanya di pinggir jalan, bahkan sampai ke bukit-bukit. Kayunya yang kuat digunakan oleh masyarakat sekitar untuk membuat perahu atau bahan bangunan. Yang ada kini adalah sisa-sisa pepohonan yang dibiarkan tumbuh oleh masyarakat. Sekarang area ini  sudah dijadikan zona konservasi khusus oleh pemda Lotim. Tenang aja, nggak ada biaya khusus yang harus dikeluarkan di hutan Hobbit, cukup membayar parkir Rp. 5.000 untuk mobil dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua.

Sampai tulisan ini dibuat, saya masih penasaran tentang pohon Lian. Nama latin pohon ini pun belum berhasil saya temukan, asal muasalnya, dan apa benar pohon ini tergolong langka? Konon pohon ini hanya ada di negara tertentu, salah satunya adalah Indonesia (dan mungkin hanya ada di Lombok Timur). Tidak juga mudah untuk dibibitkan atau dikembangbiakkan, wajar jika pohon Lian tidak tumbuh di sembarang tempat. Ada juga yang bilang bahwa pohon ini adalah jenis pohon dari masa lampau alias “purba”, mungkin sejenis pohon raksasa Sequoia di California.

Akan saya update lagi jika sudah ada infonya, atau kalau ada yang tahu, silakan ditambahkan! 🙂

IMG_20150513_100235

Selain foto narsis kayak gini, hutan “Lian The Hobbit” juga seru tuh buat piknik bareng!

just another classy selfie :)

just another classy selfie 🙂

Nah daripada bingung mikirin cerita si Lian, lebih baik langsung berkunjung dan jangan lewatkan kesempatan berpose kece di hutan The Hobbit Lombok! Reccomended juga buat yang pengin foto pre-wedding dengan tema forest atau fairytale!

(Visited 3,009 times, 1 visits today)


About

Traveling is a personal way to find yourself. Get lost, and expand your horizon!


'Keren! Jadi “The Hobbit” di Tengah Pepohonan Purba Lombok' have 4 comments

  1. May 16, 2015 @ 7:56 am deehati

    Kereeenn!!!
    Di Jawa Barat juga ada keknya.. Lupa daerahnya.. Pas jalan2 blusukan sempat melewati hutan dg pohon tuinggiii bgt kek gn..
    Klo ke Lombok Timur mampir ah..

    Reply

    • May 16, 2015 @ 8:53 am hurmayani

      Wahh..baguss…asik kita main petak umpet sembunyi di belkng pohon gede. Ato bisa ni kita nyanyi india…hehe

      Reply

  2. May 16, 2015 @ 11:15 am Taufan Galaxy

    nambah info : kayu pohon Lian tidak begitu kuat, seperti halnya ciri Beringin… badan besar…buah imut”… tapi kambium pohon ini bukan tipe keras. gak cocok untuk mebel apalagi bahan dasar perahu. Kambium-nya struktur susunan serbuk.. istilah kita bilangx bakal mudah lebung, Klo di pake di air akan mudah menyerap air. Pada kunjungan liputan panen madu dikawasan itu, kami jg temui satu pohon yang di chain-saw warga, Krn sdh tua.. riskan rebah jika ambruk nutupi lintas aspal utama. Indikasix mmg akibat diserang bakteri/virus pada pangkal batang. Agak disayangkan memang…, Pemda lotim kog tidak begitu perhatikan aset ini.

    Reply

    • May 21, 2015 @ 4:59 am eliyan

      Wow..nice info mas Taufan 🙂
      Makasiiiii..

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool