Kopi Sasak Lombok

Kopi Sasak Liseng, oleh-oleh khas Lombok Timur

Kopi Sasak Liseng, oleh-oleh khas Lombok Timur
5 (100%) 1 vote
Kopi Sasak

Kopi Sasak Liseng, oleh-oleh khas Lombok Timur

Senin pagi emang biasanya bakalan jadi hari paling malas sedunia. Tapi tidak buat gue. Karena gue hanya pemalas se-kabupaten Lombok Timur doank :v Kewajiban berangkat ke kantor pun rasanya kayak memikul hulk, Berat bener -_- itu kasur rasanya berbisik “sayang, bobok lagi gih”,* gak usah heran, itu kasur emang posesif semenjak gue akil baligh. Kantor gue yang jaraknya gak sampe 400m dari rumah pun rasanya sejauh jembatan sirotol mustaqim buat yang suka ngerjain dosa.

Tapi pagi ini gue harus berangkat dengan semangat, karena semalam ada sms dari seorang pemilik usaha kopi sasak yang mendapat pendampingan dari dinas perindustrian Lombok Timur berbunyi (berbunyi apa tertulis ya?) :

“Pak, besok selaparang TV mau meliput usaha kami”

Dalam hati gue, bisa jadi wisata Lombok nih. Maklum, belakangan ini Lombok kebanyakan dikenal sebagai destinasi wisata alam saja, namun untuk kulinernya masih kurang dikenal. selama ini dalam hal kuliner, kebanyakan hanya tahu tentang rumah makan taliwang dan pelecing saja. Padahal masih banyak loh yang lainnya, salah satunya ya…kopi sasak ini. Emang sih, kopi sasak cap liseng buatan Desa Kerumut, ini masih jarang dikenal oleh masyarakat. Kebanyakan masyarakat Lombok Timur yang menjadikan penghormatan kepada tamu dengan menyediakan kopi, belakangan ini lebih suka memilih kopi sachet atau buatan luar yang lebih praktis. Padahal, banyak orang-orang tua masih memproduksi kopi untuk mengkonsumsi sendiri, tidak untuk diperjualbelikan. Mungkin potensi ini yang dilihat oleh pak Muhsir.

“oke pak, besok saya ke sana untuk dampingin”

bales gue

Selepas izin dari kantor (gue orang lapangan, jadi kantor gue diluar kantor, tidak terhitung bolos ya!) gue pun berangkat ke tempat pak Muhsir (do’i yang punya usaha kopi). Perjalanan ke Desa Kerumut menghabiskan waktu sekitar 30 menit, Maklum, jarak dari kantor gue ke sana sekitar 25 Km. karena di perjalanan gak ada cabe-cabean yang bisa gue godain *lagisial, jadi kita skip aja langsung pas gue udah ke TKP.

Sesampainya di sana, pak Muhsir beserta crew dari Selaparang Televisi sedang melakukan wawancara mengenai proses pembuatan kopi sasak ini. Karena gue gak mau ganggu, jadi gue hanya diam saja sembari melihat proses pengambilan gambar dari crew TV tersebut.

Kopi sasak khas dari Lombok Timur ternyata dibuat masih dengan peralatan yang benar-benar tradisional. Proses pembuatannya pun sederhana menurut gue. Mulai dari pemilihan biji kopi premium di pasar. Konsep “garbage in garbage out”, ternyata memang berlaku. Beruntung pak muhsir memiliki pekerja yang berpengalaman dibidang pemilihan kopi yang bagus untuk dijadikan sebagai kopi sasak ini. Oke, mungkin ini termasuk spesial.

Setelah kopi tersebut dipilih yang terbaik, lalu digoreng seperti biasa. Tapi tunggu dulu! Ternyata menggorengnya masih menggunakan “kekete” , itu loh panci yang terbuat dari tanah liat. Buat gue, ini menjadi sesuatu yang spesial karena di zaman modern gini masih pake begituan buat menggoreng. Mungkin itu membuatnya menjadi lebih spesial. belum lagi gorengnya masih pake kayu bakar loh, tradisional banget kan?

kekete wajan dari tanah liat

kekete, wajan dari tanah liat

goreng kopi sasak kayu bakar

gorengnya masih pake kayu bakar gan!

Racikan bahan tambahan khusus dengan takaran yang pas, juga pastinya sangat menentukan rasa kopi ini digemari di beberapa instansi pemerintah Lombok Timur belakangan ini. Setelah penggorengan selesai, lalu ditumbuklah dengan “liseng” (alat penumbuk tradisional) sampai halus. Disaring, dan akhirnya dikemas dengan plastik sederhana.

penumbukan kopi dengan liseng

penumbukan kopi dengan menggunakan “liseng”

pengemasan kopi sasak

pengemasan kopi sasak

Gak heran sih, karena beberapa kali gue coba nih kopi emang memiliki rasa dan aroma yang agak berbeda dibandingkan dengan kopi lainnya, padahal gue bukan penggemar kopi loh…, Cuma pengopi biasa.>

Walaupun masih seumur jagung, jangan salah loh… kopi sasak ini sudah ekspansi ke beberapa tempat di luar Lombok Timur, seperti kabupaten Bima bahkan sampai ke Jakarta, dan ternyata respon orang-orang pun semakin baik. Ditambah dengan legalitas usaha serta keluarnya izin PIRT dari dinas Kesehatan, serta harganya yang murah untuk ukuran kopi seenak ini membuat pesanan untuk kopi sasak khas Lombok Timur ini membludak.

kopi sasak cap liseng

kopi sasak cap liseng

WISATA KE LOMBOK

Gue, sebagai salah satu orang Lombok Timur bangga dengan kehadiran kuliner baru khas Lombok Timur ini. Jadi buat lo yang masih bingung nyari kuliner Lombok atau bosen dengan itu-itu aja, gue saranin lo dateng ke Desa Kerumut, Lombok Timur, cobain tuh Kopi Sasak yang bisa oleh-oleh khas Lombok Timur. dijamin mantabbppppvvvfffffffffft!

pedro gondem

jangan tanya ini siapa!

Srupuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutttttttt… aaaaaaaaaaaaaaaah!!!

(Visited 2,893 times, 1 visits today)


About

blogger – humoris – penyuluh perindustrian – sherlockian


'Kopi Sasak Liseng, oleh-oleh khas Lombok Timur' have 14 comments

  1. April 30, 2015 @ 3:48 pm prajuritkecil99

    keliatannya sedaap banget nih gan
    salam sruput! 😀

    Reply

  2. April 30, 2015 @ 4:32 pm depz

    mauuu dong mas pedroooo
    sampel mana sampel?
    hahaa

    Reply

  3. April 30, 2015 @ 7:14 pm Icah Banjarmasin

    Insya Allah kalau ada rezeki mau maen kesana sekalian mau mencicipi KOPI LOMBOK..hahahyyy

    Reply

  4. May 1, 2015 @ 5:43 am deehati

    Gue terima endorse lho bang Pedro..

    Reply

    • May 6, 2015 @ 7:06 am Pedro Gondem

      ini bukan endorse mbak, tapi promos wisata kuliner wakkakakaka

      Reply

  5. May 1, 2015 @ 8:46 am Indra Kusuma Sejati

    Asyik banget nih kopi, bisa dong kirim ke Jakarta bro…

    Reply

    • May 6, 2015 @ 7:07 am Pedro Gondem

      bisa banget mas indra 😀 PM aja lewat fb hehe

      Reply

  6. May 4, 2015 @ 6:19 pm bunsal

    masih blom pindah dari Gandor Leuq tho?
    sampel Kopi Liseng dengan semena-mena saya yang ambil…:P

    Reply

  7. May 5, 2015 @ 11:02 pm CinkPros

    Amin..
    Cintai produk lokal dengan menikmati Liseng Kopi
    By_Muhsir

    Reply

    • February 11, 2017 @ 7:58 am Adi

      Alamat pasnya di mana mas?? Soalnya saya ada di pringgabaya ini… Nama desa di daerah rumbuknya sekalian kalo bisa ato ancer2nya dari perempatan kerumut kalo yg pas ke kiri ke arah dasan itu?
      Mohon balas ke email saya skarang ya terimakasih

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool