Lebaran Topat

Kumpul Keluarga, Lebaran Topat a la Lombok Timur

Kumpul Keluarga, Lebaran Topat a la Lombok Timur
2 (40%) 4 votes

Sudah tiga Lebaran Topat yang saya dapatkan selama tinggal kembali di Pulau Lombok. Perayaan rutin tahunan masyarakat Lombok umumnya di hari ke-8 Syawal, atau tepat sepekan selepas Iedul Fitri. Lebaran pertama di 2014 lalu, memaksa saya mengingat perjuangan menelusup sesaknya sekumpulan banyak orang di area Puri Lingsar Narmada. Demi bisa dapatkan momen lemparkan satu dua ketupat ke kelompok yang berada di barisan seberang. Lebaran kedua di Tahun 2015 lalu, saya menemani satu keluarga kecil dari Riau sana yang ingin habiskan momen libur bersama lebaran di Lombok. Kali ini, motor yang saya tumpangi bertiga selepas trip air terjun dan mesjid Bayan Beleq yang kesusahan melepaskan diri dari arus macet saat keluar dari kawasan pantai wisata Senggigi menuju arah Mataram. Tahun ini? Teringat untuk mencari tahu, di Lombok Timur (Lotim) sendiri, apakah seramai perayaan di Lombok Barat?

Ternyata, meski tetap selalu ada titik macet di beberapa spot wisata favorit keluarga, euforia perayaan Lebaran Topat di Lombok Timur lebih kental dengan momen kumpul keluarga besar.

Lebaran Topat

Makan Bersama di pantai Ketapang Lombok Timur

Lebaran Topat

Makan Bersama di pantai Cemare Lombok Timur

Janji tentukan destinasi tempat berkumpul kadang tersusun saat sungkem dan silaturahmi di dua hari awal Syawal. Bibi saya ini memasak topat daun kelapa, bibi saya yang lain memasak lauk daging bumbu gulai dan seterusnya. Tak jarang, karena begitu banyaknya yang ingin berkumpul bersama, lauk pauk serta jenis cemilan yang terbawa mirip dengan menu saat begawe beleq (pesta besar). Yang paling penting, keputusan siapa yang harus membawa kopi bubuk hasil menggoreng serta tumbuk sendiri. Umumnya para ibu-ibu di Lombok Timur, wajib meminum minim satu cangkir kopi hitam a la Lotim ini.

Lebaran Topat

Hampir tengah hari, namun keramaian di pantai Ketapang Lotim tak berkurang.

Lebaran Topat

Menghindari panas, pengunjung berteduh di bawah dermaga.

Lebaran Topat

Semua berugak full loaded gaessss..

Lebaran Topat

Perahu nelayan parkir dulu yak, biar yang main di pantai ndak senggolan sama para perahu .. 😀

Meski sudah paham resiko macet di banyak destinasi wisata, terutama pantai-pantai, siapa pun keluarga yang memutuskan hang out di luar tak surutkan apalagi batalkan rencana. Seperti keluarga besar saya. Target lokasi kali ini adalah makan siang bersama di pantai Ketapang, Pringgabaya Lotim. Meski di perjalanan sudah beriringan dengan banyak mobil lainnya, pun kelompok-kelompok motor, spot target tak berubah. Bahkan kami sempat menambah pilihan lauk dengan membeli ikan laut segar di pasar tradisional Pringgabaya.

Setiba di lokasi, keluarga besar saya beruntung dapatkan satu berugak besar (sejenis pendopo) yang masih kosong meski waktu sudah menunjukkan hampir pukul 11 siang. Membongkar bekal, cangkir-cangkir kopi hitam menjadi aktifitas selanjutnya. Lalu berikutnya sebagian ada yang meracik rujak, memilih cemilan ‘partner’ kopi yang pas. Anak-anak sudah mulai lepaskan baju, tak sabar ingin segera berbasah-basahan di pantai. Saya? Segera setelah cangkir kopi hanya sisakan endapan bubuk, sesuap dua poteng jaje tujak (semacam tape uli atau jajan jadah di jawa) plus roti kukus rumahan, bergegas saya berburu foto di pantai yang semakin panas menjelang tengah hari.

Lebaran Topat

Beruntungnya keluarga saya, dapatkan berugak besar kosong di Pantai Ketapang Lotim

Lebaran Topat

Buyut saya yang paling kanan di foto ini, masih sehat looo pergi ke kebun atau sawah. Manalagi cuma hang out ke pantai..^_^

Pokoknya seru dan penuh suasana kekeluargaan nan hangat dan selalu mudah dikenang.

Jadi, lebaran topat tahun depan, jika momen-momen serba ramai plus rentan macet di Lombok Barat sudah terasa melelahkan, berburu kehangatan keluarga di spot-spot wisata Lotim boleh banget diagendakan. Memang tak ada tumpeng ketupat raksasa dan momen ‘perang ketupat’ seperti di Puri Lingsar. Namun, racikan kopi bubuk hitam di gelas atau cangkir kecil di tepi pantai yang panas, atau para nenek-nenek serta kakek yang juga bergembira bersama temani cucu-cucunya berenang di pantai, yakin worth it banget buat ngelengkapin euforia nikmati lebaran topat di Lombok.

Ingin merasakan serunya lebaran topat di Lombok?

Yuks jadwalkan liburanmu di Lombok!

(Visited 261 times, 1 visits today)


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Kumpul Keluarga, Lebaran Topat a la Lombok Timur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool