Lebaran Topat a la Lombok, Rihlah Keluarga

Lebaran Topat a la Lombok, Rihlah Keluarga
2.3 (46.67%) 3 votes

Libur bersama di pekan pertama syawal 1436 H, berjodoh dengan keluarga salah seorang teman gojek kere di milis anak menikmati beberapa destinasi wisata favorit di Lombok, pun berjodoh pula dengan keramaian perayaan Lebaran Topat (Ketupat) a la Lombok. Dua keberuntungan yang menyempurnakan momen berlebaran saya di tahun ini.

Foto @AnekaFotoFoto BlogSpot.

Foto @AnekaFotoFoto BlogSpot.

Itinerary di persis 7 Syawal, atau pas di hari ke7 setelah Iedul Fitri kebetulan menuju ke dua air terjun di desa Senaru, desa adat, serta Masjid Tertua Bayan Beleq (beleq=besar, Sasak), jejak penyebaran agama Islam yang terletak di desa Bayan. Destinasi yang biasanya ditempuh dengan perjalanan melalui jalur utara pulau Lombok. Jalur yang memungkinkan kita bisa menikmati beberapa tanjung indah seperti Malimbu, view Villa Hantu dan view 3 Gili di kejauhan. Kemudian kembali melewati Pusuk Pass, satu bukit yang masih asri dengan hutan yang lebat dan ‘Monkey Forest’-nya Lombok.

Jalur yang ternyata memang menjadi satu-satunya opsi karena di hari tersebut, jalur menuju dan keluar dari area Senggigi amat sangat padat. Bahkan, pada pukul 6 sampai 7 malam, jalur masuk menuju Senggigi ditutup total! Pengumuman yang dipasang pihak keamanan (polisi dan poltas) di sepanjang jalur utama menuju Senggigi di pagi buta,Jumat 24 Juli lalu.

Makam Yang Terdapat di Kompleks Mesjid Bayan Beleq-Bayan, Senaru.

Makam Yang Terdapat di Kompleks Mesjid Bayan Beleq-Bayan, Senaru.

‘Warning’ yang sangat informatif dan sebaiknya diindahkan. Kembali via Pusuk Pass pun akan justru menjadi bumerang, karena saat memasuki Senggigi dari arah kota atau wilayah-wilayah di Lombok Barat, arus lalin yang di set searah (keluar Senggigi) sulit diprediksi kapan mengurai.
Akhirnya, hari itu, saya dan tamu yang saya antar, pergi dan kembali melalui jalan yang sama. Malimbu dan Bangsal, desa Pemenang.

Pusat-Pusat Keramaian
Hampir sebagian besar destinasi wisata publik di ujung barat pulau Lombok menjadi pusat keramaian di momen Lebaran Topat ini. Pickup-pickup yang penuh dengan orang-orang dewasa dan anak-anak di bak belakangnya, bis-bis mini (engkel atau colt uncle lawas), bahkan truk-truk yang sama penuhnya. Dus ribuan motor. Pantai-pantai dan makam-makam penuh. Juga tenda-tenda penjual minuman ringan, snack-snack atau nasi-nasi bungkus.
Momen rihlah yang tidak lagi sebatas ayah-ibu dan anak-anak, namun keluarga besar. Nenek, paman, bibi, para keponakan, ipar atau bahkan tetangga samping rumah.

Foto @LombokToday.co.id

Foto @LombokToday.co.id

Don’t and Do saat Lebaran Topat
Agar momen berlibur tetap asyik dan fun saat berbarengan dengan keramaian Lebaran Topat ini, berikut list-list sederhana saya yang kebetulan pekan lalu akhirnya juga berkesempatan dapatkan momen tersebut:
List Don’t:
> Hindari jalur-jalur padat.
> Tidak menyalip di batas-batas yang telah disiapkan pihak keamanan.
> Tidak terlambat bangun. Jika Anda menginap di hotel-hotel di kota Mataram, sebaiknya jangan sampai terlambat. Maksimal jam 7 pagi sudah melewati pintu gerbang masuk Senggigi, jika destinasi wisata di area Senggigi.
> Hindari berbelanja di hari ini,terutama di tenda-tenda pusat keramaian. Harga-harga minuman dan makanan sudah mremo atau dibanderol jauh lebih mahal dari hari biasa.
> Bawalah barang seringkas mungkin, jika tujuan Anda memang ingin hunting foto di lokasi-lokasi pusat keramaian.
> Jangan tinggalkan barang apapun di dalam mobil, meski Anda memarkirnya persis di samping pos jaga keamanan. Tindakan preventif selalu jauh lebih baik kan? ^_^
List Do:
> Patuhi setiap pengumuman yang disiapkan pihak keamanan.
> Berbelanjalah keperluan sebelum H-Day. Praktis banyak warung makanan yang tutup di hari ini. Meski tentu saja tetap banyak resto-resto di Senggigi yang masih buka seperti biasa.
> Berangkat di pagi buta dengan perut kenyang, agar Anda bisa hunting foto dengan nyaman serta tidak terjebak macet.
> Siapkan bekal sabar lepel dewa. Banyak hal bisa terjadi di momen-momen super ramai begini.
> Usahakan tangki bensin Anda penuh. Jadi, tidak sampai kehabisan bensin saat perjalanan pergi atau pun pulang.
> Set baterai gadget dan power bank 100% dan matikan gadget saat tidak diperlukan. Momen-momen shot terbaik bisa saja Anda dapatkan saat terjebak macet kan? ^_^

Baiklah, dua belas list di atas semoga menjadikan momen lebaran topat Anda tetap menyenangkan.

(Visited 233 times, 1 visits today)

Tagged:


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Lebaran Topat a la Lombok, Rihlah Keluarga' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool