Malean Sampi Lombok

Malean Sampi: Uniknya “Karapan Sapi” Ala Lombok

Malean Sampi: Uniknya “Karapan Sapi” Ala Lombok
5 (100%) 1 vote

Setiap kali ada teman dari luar daerah yang baru kali pertama berkunjung ke Lombok, saya selalu mengajukan pertanyaan kunci, “What’s special about Lombok?” Jawabannya beragam, tapi mayoritas menjawab JATUH CINTA pada pantai dan indahnya alam Pulau Lombok. No doubt.

Traveling kini telah menjadi gaya hidup. Urusan terbang dengan mudahnya dapat diselesaikan dalam beberapa kali klik dari screen laptop atau smartphone. Butuh tiket ke Lombok? You can book ’em online and have it ready in only few minutes. Tadaaa.. your trip is all set up! Yes, traveling is that easy now.

Bagi sebagian orang, liburan di Lombok bukan hanya tentang mengunjungi pantai dan gili-gili, camping di pegunungan, atau mencicipi kuliner khas. Beberapa kenalan sempat meminta dikirimi kalender event budaya tahunan yang ada di Lombok. Tujuannya? Berlibur dan menikmati pengalaman budaya yang berbeda. Ya, Lombok juga menawarkan wisata budaya yang nggak kalah kerennya dari wisata alam. Selain tradisi yang sudah famous seperti Bau Nyale, Peresean, dan Perang Topat, masih banyak tradisi budaya lainnya yang seru. Salah satunya adalah MALEAN SAMPI.

Malean Sampi Lombok

Suasana Malean Sampi di Nyiur Lembang, Narmada Lombok Barat

Kalau Madura punya Karapan Sapi, maka Lombok punya Malean Sampi.

Malean dalam bahasa Indonesia berarti mengejar, sedangkan Sampi berarti Sapi. Tradisi ini mirip seperti pacuan sapi, hanya saja intinya bukan pada kecepatan, melainkan kemampuan kontrol joki terhadap sapinya. Pertandingan digelar di sawah salah seorang warga yang sudah dibajak, berair dan (pastinya) penuh lumpur. Tidak ada istilah memang kalah, namun sapi yang larinya bagus, lurus tak berbelok akan jadi favorit.

Malean Sampi Lombok

Yihaaaaa, ayo pacu sapinya, pak!

Malean Sampi merupakan budaya agraris dan biasanya digelar menjelang musim tanam atau setelah musim panen. Tradisi ini adalah bentuk kesyukuran petani terhadap hasil sawah/ladang mereka dan kemudian bersiap-siap untuk musim tanam berikutnya. More than that, Malean Sampi menjadi semacam acara kumpul-kumpul , rekreasi, ajang silaturrahmi para petani. Oya, nggak semua tempat di Lombok menggelar Malean Sampi. Tradisi ini hanya ada di kecamatan Narmada, Lombok Barat.

Malean Sampi Lombok

Sapi favorit: larinya cepat, lurus, dan fokus. Jokinya juga harus hebat!

Malean Sampi biasanya didahului dengan pawai yang diikuti oleh warga desa menggunakan pakaian khas adat sasak. Perempuan berkebaya dan laki-laki menggunakan kostum Godek Nongkek diiringi oleh permainan musik tradisional Gendang Beleq.

Malean Sampi Lombok

Pawai sebelum Malean Sampi dimulai. Cakep-cakep ya gadis Sasak 😀

Gendang Beleq

Gendang Beleq, musik tradisional pengiring pawai Malean Sampi

Sapi-sapi yang diikutkan dalam Malean Sampi tentunya adalah sapi pilihan. Sebelum bertanding, sapi-sapi ini dihias terlebih dahulu. Yang paling mencolok adalah penggunaan kerotok alias kalung besar di leher si sapi, dan gau sebagai tempat duduk joki. Saat berlari, kerotok sapi tersebut akan menghasilkan suara gemerincing yang menambah ramai suasana. Serunya lagi, tidak hanya orang yang dewasa yang ikut malean sampi, anak-anak pun kadang turut meramaikan dengan jadi joki partner orang tua masing-masing. Setelah bertanding, peserta akan dihibur oleh penampilan musik “ale-ale” khas Sasak.

Musik ale-ale

Musik ale-ale dan penarinya, hiburan Malean Sampi

Hebatnya, setelah ikut Malean Sampi, sapi-sapi yang bertanding pun ikut “naik kelas”, terutama sapi favorit . Nilai jual sapi menjadi lebih mahal karena dianggap lebih kuat dan cepat. Kalau harga umum bisa mencapai 8-10 juta, sapi yang menang bisa saja dihargai sampai 35 juta-40 juta, and it is for real!

Malean Sampi Lombok

The old and young jockeys of Malean Sampi. semangat!

Pada akhirnya, Malean Sampi lebih dari sekedar ajang balapan atau mencari sapi terhebat, tapi tradisi budaya yang mampu mengumpulkan warga untuk sama-sama bersyukur merayakan suburnya tanah Lombok dan menjaga silaturrahmi.

Penasaran? Dong Ayok ke Lombok!

(Visited 660 times, 1 visits today)


About

Traveling is a personal way to find yourself. Get lost, and expand your horizon!


'Malean Sampi: Uniknya “Karapan Sapi” Ala Lombok' have 1 comment

  1. June 28, 2015 @ 7:44 pm hurmayani

    Liat sapi.Jdi inget kenangan wkt kecil dulu..ikut garap sawah memakai tenaga sapi. Seruu…hehe

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool