Masih 10 Jam dari Lombok, Wisata Serba Unik di Dompu

Masih 10 Jam dari Lombok, Wisata Serba Unik di Dompu
1.3 (25.71%) 14 votes

Masih tentang Dompu, kabupaten di ujung timur pulau Sumbawa, menyeberang sekitar 30 sampai 45 menit dari pulau Lombok. Berkendara sekitar 4 sampai 6 jam segera setelah keluar dari pelabuhan Poto Tano Sumbawa, kita akan sampai di persimpangan Manggalewa Dompu.Lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan Cabang. Anda bisa memulai trip wisata dari lokasi ini, antara meneruskan ke kota Dompu dengan pilihan ke Lakey atau berbelok ke kiri ke arah utara, trip soft trekking ke bukit-bukit 500 an mdpl. Bahkan meneruskan ke trekking yang menjanjikan keindahan dan kebesaran kawah 2851 mdpl-nya Tambora. Trip lima hari, jika Anda ingin habiskan dua hari dengan trip singkat ke pulau Satonda dan pulau Moyo dengan air terjun Mata Jitunya yang mempesona.
Bahkan jika Anda sudah melakukan semua trip wisata di atas, masih ada beberapa keunikan khas Dompu yang bisa Anda telusuri.

Kuliner Khas
Dompu memiliki beberapa kuliner khas dengan bahan dasar ikan laut yang segar. Namun, di tulisan ini saya khususkan mengulas dua jenis sambalnya yang amat sangat menggugah selera. Pastinya dua menu sambal ini menjadi menu pendamping wajib saat Anda menikmati ikan bakar khas Dompu.
Sambal pertama, sambal asam muda. Asam? Muda? Baik, kesan pertama yang seketika di otak saya mungkin sama dengan Anda, kecut asam yang bertingkat. Sudahlah asam, masih muda pula. Tapi tunggu, kombinasi dua lepel kecut ini justru ciptakan sensasi rasa yang baru, dan sedap! Apa saja resepnya? Untuk 10 tangkai asam muda, sertakan 5 siung bawang merah, 5 buah cabe rawit merah, seujung teh terasi, 2 siung bawang putih, garam, sedikit penyedap jika suka dan sedikit gula jawa jika suka. Haluskan semuanya dan voilla, beberapa ekor ikan bakar dan akan lebih dari satu piring nasi hangat siap berpindah ke lambung Anda.

Sambal Hijau a la Dompu, sambal asam muda.

Sambal Hijau a la Dompu, sambal asam muda.

Sambal kedua, masih menggunakan tambahan beberapa siung bawang merah segar. Kali ini, sambalnya berwarna merah. Gunakan jumlah siung yang sama dengan jumlah cabe rawit merah yang Anda gunakan, misal 10 siung bawang merah yang diiris halus plkus 10 buah cabe rawit merah, setengah sendok teh terasi goreng atau bakar, garam, 3 buah tomat segar. Efek segarnya sempurna karena pada sambal yang telah halus, diberikan beberapa bulir isi jeruk nipis yang telah dikupas dan dipisahkan dari bagian kulit pembungkusnya yang putih.

Jejak Sejarah Masa Lalu
Banyak tempat yang menunjukkan peninggalan sejarah masa lalu melalui beberapa benda yang tidak umum digunakan di masa ini. Namun, saya hanya akan tunjukkan dua bagian dulu saja.
Pertama, jejak di benda berbentuk batu. Tepatnya batu yang diukir menyerupai wajah seorang manusia. Masyarakat setempat menyebutnya Wadu Bunti, atau batu pengantin. Dipercaya sebagai sesosok putri yang tak henti menangis sampai menjadi batu, karena tertinggal rombongan pangeran yang baru saja dinikahinya, di musibah banjir besar yang melanda desa.

Wadu Bunti, posisinya persis di tengah aliran sungai di Pajo, Dompu NTB.

Wadu Bunti, posisinya persis di tengah aliran sungai di Pajo, Dompu NTB.

Close up Wadu Bunti.

Close up Wadu Bunti.

Berikutnya, bekas kantor operasional salah satu perusahaan kayu di desa Calabai. Desa perlintasan terakhir menuju pos-pos pendakian Gunung Tambora. Berdampingan dengan pelabuhan Calabai, kondisi kantor masih cukup baik, meski hanya sebagian bangunan saja yang ditempati sampai saat ini. Spot foto yang bagus untuk pose-pose jaman belanda, misalnya.

Spot background foto di bangunan jaman Belanda di Calabai, Dompu NTB

Spot background foto di bangunan jaman Belanda di Calabai, Dompu NTB

Baiklah, segera kemasi koper atau backpack Anda, pesan tiket di sini dan capcus ke Dompu. Oia, landung di bandara kota Bima, cukup satu setengah sampai dua jam berkendara untuk rasakan langsung semua yang saya ulas di tulisan kali ini.
Salam travel..^_^

(Visited 364 times, 1 visits today)


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Masih 10 Jam dari Lombok, Wisata Serba Unik di Dompu' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool