Menantang Ombak di Pantai Tanjung Perak, Lombok Timur

Menantang Ombak di Pantai Tanjung Perak, Lombok Timur
5 (100%) 1 vote

Pantai Tanjung Perak merupakan salah satu pantai yang terletak di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pantai ini masih masuk dalam kategori pantai “anti-mainstream” di Lombok karena letaknya yang cukup tersembunyi dan masih jarang dikunjungi oleh para wisatawan.

Pantai Tanjung Perak berada di garis pantai selatan Lombok, jadi pantai ini memiliki ombak yang sangat dahsyat dan ganas. Ada satu kegiatan yang wajib dicoba ketika mengunjungi spot yang satu ini. Kegiatan yang memacu adrenalin anda dan bisa membuat jantung anda berdebar kencang. Kegiatan apakah itu? Simak petualangan kami berikut ini!

Liburan minggu lalu, saya dan tiga orang teman saya pergi “blusukan” untuk menjelajahi keindahan pantai yang ada di kawasan Jerowaru. Jerowaru itu sendiri adalah sebuah daerah yang berada di Kabupaten Lombok Timur. Berjarak tempuh kurang lebih 2 jam dari Mataram jika kita menggunakan kendaraan bermotor. Oh iya, tujuan utama kami adalah Pantai Tanjung Perak dan waktu itu kami sebenarnya ingin ber-snorkeling ria menikmati pesona keindahan bawah lautnya. Namun, ketika kami tiba di Pantai Tanjung Perak, harapan kami untuk snorkeling langsung pupus. Yang kami temukan bukan pantai dengan ombak yang tenang, melainkan pantai dengan ombak yang sangat ganas dan dahsyat.

Awalnya kami sempat kecewa, namun hempasan ombak yang dahsyat di ujung tebing sedikit mengobati rasa kecewa kami. Ide “briliant” kami tiba-tiba muncul ketika melihat ombak yang meraung-raung.

 

Tanpa komando, kami dengan cepat menuruni bukit dan langsung bergerak menuju ujung tebing. Tiba di ujung tebing, kami langsung mengamankan barang bawaan kami di atas batu agar tidak terkena hempasan ombak. Setelah itu, kami berdiri di ujung tebing menunggu datangnya ombak yang dahsyat. Berdiri dengan kokoh menantang sang ombak.

Tak lama berselang, dengan tiba-tiba ombak yang sangat dahsyat langsung menerjang pinggiran tebing tempat kami berdiri dan kami pun langsung terhempas diantara bebatuan. Ombak pertama tadi sangat dahsyat dan kami tak mampu menahannya. Meskipun terhempas, tapi sensasinya benar-benar luar biasa. Rasanya ngeri-ngeri sedap.

Kami pun ketagihan dan berjalan menuju pinggiran tebing lagi. Kali ini kami lebih waspada dan berdiri sambil berpegangan pada bebatuan yang ada di sekitar kami. Tak lama berselang, hempasan ombak setinggi 3 meter langsung menghantam kami. Ombak kedua ini lebih dahsyat dari ombak yang pertama tadi. Meskipun sudah berpegangan, kami tetap terhempas dan terguling di antara bebatuan. Tapi tetap, rasanya benar-benar nikmat!

Kami pun semakin ketagihan merasakan sensasi dihempas ombak yang sungguh dahsyat ini. Sampai pada akhirnya kejadian yang gak diinginkan terjadi. Salah seorang teman saya berdiri di pinggir tebing menunggu ombak datang. Namun, ombak yang ditunggu gak kunjung datang. Lelah menunggu akhirnya dia memutuskan untuk duduk di atas sebuah batu di pinggir tebing. Ketika asyik duduk, tiba-tiba ombak yang sangat dahsyat menghantamnya. Dia langsung terguling-guling di atas batuan karang. Dia mencoba bangkit dan bertahan, namun ombak kedua datang menghempasnya lagi. Dia pun terguling untuk kedua kalinya. Dia mencoba berdiri lagi sebelum ombak ketiga datang. Dia kemudian berlari sekuat tenaga menjauhi ombak yang sedang mengejarnya. Benar-benar seru dan menegangkan! Kami hanya diam di tempat sambil mengabadikan momen dia dikejar ombak. Sebetulnya mau ketawa ketika melihat dia dihempas ombak dengan ekspresi yang sangat lucu, tapi gak tega juga. Well, untungnya teman saya yang satu itu tidak mengalami luka atau cedera.

Setelah kejadian itu, kami beristirahat sebentar untuk menikmati makanan yang kami bawa sambil mengabadikan pemandangan sekitar yang begitu amazing.

Perut sudah terisi dan tenaga telah pulih kembali, kami pun kembali menikmati sensasi dahsyatnya dihantam ombak. Awalnya teman saya yang tadi gak mau ikutan, katanya masih trauma. Tapi ketika melihat kami seru-seruan dihempas ombak, akhirnya dia ikut bergabung kembali. Dan keseruan kami pun berlanjut. Yuhhuuu!

Truth be told, kegiatan yang kami lakukan ini sebenarnya sangat berbahaya dan beresiko bahkan bisa menyebabkan nyawa melayang jika sampai jatuh di lautnya yang “ganas”. But, selama dilakukan dengan ekstra hati-hati dan penuh waspada dan tentunya tidak kelewat nekat, everything will be alright. Dan kami tidak merekomendasikan untuk kalian meniru kegiatan kami ini. Hehe.

Tanpa disadari waktu sudah semakin sore dan kami pun terpaksa mengakhiri keseruan kami bermain ombak. Sebenarnya belum puas dan masih sangat ketagihan, tapi mengingat waktu dan jauh nya perjalanan pulang, jadi ya mau gak mau kami harus stop sampai disini.

Over all, piknik hari itu benar-benar luar biasa.

Buat teman-teman pecinta pantai dan ingin memacu adrenalin, maka Pantai Tanjung Perak wajib disambangi.

That’s my entire story.

Ciao!

Happy weekend!

(Visited 440 times, 1 visits today)


About

Son of the Beach


'Menantang Ombak di Pantai Tanjung Perak, Lombok Timur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool