air-terjun-batu-santek

Air Terjun Batu Santek Menghalau Panas Lombok

Vote Us

Ayo ke Lombok! Cuaca sedang gerah-gerahnya. Sebenarnya seperti biasa, cuaca selalu labil. Tiba-tiba hujan, tiba-tiba panas mendera seperti berada di dalam oven alam. Agak sedikit lebay, tetapi siang itu memang benar-benar gerah, rasanya pengen sekali diguyur ribuan mangkuk es kopyor. Jangan salah, terkadang imajinasi saya memang sedikit nyeleneh kalau otak sudah mengepul. Memang panas Lombok tak sepanas hati saya yang mendengar bahwa Running Man bubar. huhuhuhiks *maafkeun curcol* *padahal sering*

Intip seni budaya Lombok, seni Peresean yuk!

air-terjun-batu-santek-penghalau panas lombok

Pagi menjelang siang, tapi bisa jadi sudah menuju siang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 WITA. Saya mengajak seorang teman untuk klayapan hari itu. Partner wisata di Lombok yang baru pertama kali saya ajakin untuk blusukan. Semoga saja dia tidak kapok diajak dadakan dan tidak kapok diajak saya yang terkadang rempong untuk hal-hal sepele. hehehe

Laju motor kami kali itu mengarah ke sebuah Mushalla yang sedang hits. Iya, Mushalla yang bentuknya mirip klenteng itu. Saya sangat penasaran seperti apa bentuk dan wujud aslinya. Ditemani sengatan matahari, dari kota Mataram sekitar 30 menit ke Desa Sesaot yang letaknya di kabupaten Lombok Barat. Berbekal GPS, “Gunakan Penduduk Setempat”, dua kali kami bertanya untuk bisa menemukan lokasi Mushalla tersebut. Voila, kami menemukan dan menjelajahi mushalla yang konon dibangun karena sebuah mimpi.

Memang sih wisata ke Lombok gak ada habisnya, masih banyak lagi tempat yang bisa dikunjungi apalagi jika sudah blusukan. Sekali jalan, sebenarnya bisa menggapai beberapa destinasi wisata. Di situ kadang saya merasa rugi jika tidak sekalian cari destinasi lain. Huehehe, maklum tak mau rugi donk. Sudah panas-panas, masa iya cuma ke satu tempat aja. Bertemu dengan beberapa orang yang kebetulan juga sedang mengunjungi Mushalla Ridwan, iseng saya bertanya tempat wisata lain yang bisa kami jangkau.

air-terjun-batu-santek-penghalau panas lombok

Kakak-kakak inges (cantik dalam bahasa Sasak) memberitahukan kami tempat menarik di Lombok Barat ini yang bisa kami jangkau. Air terjun Batu Santek. Menuju perjalanan pulang bisa mampir ke sana. Letaknya tidak begitu jauh, kalau dari kota Mataram mau ke arah Mushalla Ridwan, ya sebelum sampai di sana. Segera setelah kami menjelajahi mushalla Ridwan, motor kami arahkan ke lokasi air terjun Batu Santek.

Jadilah kami pergi berkendara sambil menantang panas lombok menuju ke lokasi air terjun Batu Santek, setelah memarkir motor. Saya dan partner blusukan saya kali ini langsung mengarah ke sebuah jalan menurun yang sudah ada penunjuk arah. Tangga yang sudah terbuat dari semen memudahkan kami untuk turun menuju ke arah jalan setapak.

air-terjun-batu-santek-penghalau panas lombok

Wah pemandangan yang sangat menyegarkan mata. Hamparan hijau sawah penuh tanaman padi. Kami berjalan menyusuri jalan setapak mengikuti lekak lekuk pematang sawah. Udara yang begitu segar, yang susah sekali saya dapatkan di dalam kota Mataram. Seperti  suasana pedesaan yang begitu asri membuat kami melupakan suhu panas lombok saat itu.

Kira-kira 100 meter kami menyusuri pematang sawah. Suara derasnya gemericik air sudah terdengar. Kami menuruni anak tangga yang sedikit licin karena terbuat dari susunan batu-batu. Ketika sudah menapakkan kaki pada dasar anak tangga, voila saya langsung girang ingin segera menceburkan diri ke dalam kolam di bawah air terjun.

air-terjun-batu-santek-penghalau panas lombok

Guyuran deras jatuh ke kolam. Airnya dingin dan segar. Sudah ada beberapa pengunjung yang sedang mandi. Terdapat juga sebuah air terjun kecil yang merupakan aliran dari parit di atas. Alirannya cukup epik dari bebatuan tebing ke arah atas. Pemandangan yang elok, hijaunya pepohonan dan derasnya suara air terjun, bikin betah berlama-lamam duduk di atas bebatuan menikmati semua itu.

air-terjun-batu-santek-penghalau panas lombok

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel di Lombok, tour murah, dan tiket pesawat ke Lombok

Hari sudah menjelang sore, belum cukup puas rasanya untuk segera beranjak pergi dari sana. Sayangnya, karena tidak berniat menjelajah air terjun, kami tidak membawa pakaian ganti. Jadi kami hanya sibuk berfoto ria dan duduk sembari memakan cemilan. Duh, beneran bikin betah deh kalau sudah duduk di atas bebatuan sungai dan mendapatkan suasana seperti itu. Tapi mau tak mau kami harus segera menyudahi blusukan kami dan segera beranjak pulang. Eits, sampah cemilan tetap dibawa pulang kok, ntar di rumah dibuang di tempat sampah.

Salam Cihuy~

(Visited 53 times, 1 visits today)

About

Simply Complicated


'Air Terjun Batu Santek Menghalau Panas Lombok' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool