Nasi Balap

Nasi Balap Lombok a la Backpacker, Contek Tempat dan Rasanya!

Nasi Balap Lombok a la Backpacker, Contek Tempat dan Rasanya!
3 (60%) 2 votes

Nasi balap Puyung sudah merajalela di pelosok Lombok. Jadi, sebagai pengimbangnya, kali ini saya berbagi rahasia lezatnya nasi balap versi lain. Nasi balap asli! Penasaran? Panteng yak..
Sejatinya nasi balap memang ditawarkan benar-benar sambil berbalap ria. Meski penjual nasi hanya kayuh pedal sepeda onthel yang tak pantas di bursa penggemar onthel saking sederhananya, namun para penjualnya selalu semangat memaksimalkan speed. Berlomba dengan waktu di setiap fajar, memastikan sekian ribu mahasiswa Unram (Universitas Mataram) yang malas memasak sendiri sarapannya, bisa sarapan nasi tepat di tujuh pagi. Denting atau kring khas onthel, menjadi penanda kesetiaan tak bernama, antara penjual nasi balap dan pelanggan tetapnya.

Memang menu nasi balapnya apa saja sih?

Well, tanpa bermaksud tak sopan, dengan key word backpacker, kemudian nasi sarapan idaman hati mahasiswa yang malas masak, menu nasi balap versi asli to the max ini memang so-so. Kalau tidak dibilang sangat amat sederhana.

Beberapa suap nasi hangat, oseng kering kacang panjang, beberapa butir kedelai goreng, sejumput kering sawiran ayam. Sudah. Sudah? Belum..Setoples penuh sambal tomat hangat dengan pedas yang pas, memanjakan setiap pecinta sambal, meski itu di tujuh pagi!

Nasi Balap

Nasi Balap Menu Spesial, Kacang Koro Harga 500 perak ^_^

Yak, sambal tomat inilah penanda khas si nasi balap legendaris ini. Bahkan, jeda dua puluh tahun dari interaksi pertama saya dengan sambal ini, belum ada nasi balap penerusnya yang bisa menyamai rasa khas ini.

Yang unik, justru para penjual nasi balap yang kemudian sebagian memilih berjualan di warung-warung sepanjang ruas jalan pembatas antara kampus lama Unram dan kampus IAIN Mataram lah yang setia sediakan setoples sambal berasa sama. Surga…Bagi saya.

Nasi balap sederhana ini lah pioneer yang kemudian dijadikan brand mark daya jual bagi varian nasi bungkus hemat, sederhana dan murah lainnya. Dimana saja?

Yang terkenal seantero sosmed, ya nasi balap Puyung. Dan atas nama ketertarikan serta nostalgia saya jeda dua hampir lima belas tahun tak bersua dengan nasi balap asli, setahun terakhir menetap kembali di Lombok, saya sengaja mencobai hampir setiap nasi balap di pelosok Lombok. Kemudian, apakah nasi-nasi balap lain ini sama atau berbeda?

Nasi Balap Lombok Barat
Selain nasi balap asli sesuai tulisan pembuka di atas, varian lain sudah jamak ditemukan di Kotamadya Mataram, pun daerah Lombok Barat. Beberapa review sesuai nasi balap yang saya rasakan langsung di setahun terakhir.

Standar masih bermenu sama dengan nasi balap asli. Yang berbeda kadang di varian sayur. Di daerah Gunung Sari misalnya, saya temukan nasi balap dengan sayur labu siam berkuah kuning encer yang pedas namun manis. Kemudian, di batas wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah, tepatnya di Keru (gerbang Lombok Barat terdapat di daerah ini. Jalur utama lintas Lombok. Penghubung ujung barat dan timur pulau). Di depan pasar Keru, terdapat warung kaki lima pinggir jalan yang hampir buka 24 jam.

Menu nasi balapnya mudah ditandai, karena berbungkus kertas pembungkus nasi coklat seukuran genggaman orang dewasa. Demikian juga menu nasi balap di kawasan wisata Pantai Senggigi. Yang berbeda, di Senggigi tidak akan ada penjual nasi balap bersepeda onthel. Bungkusan nasi berkertas coklat atau daun, bisa ditemukan di warung-warung langganan para pedagang asongan, guide lepas, atau para sopir taksi. Terkadang hanya berbekal satu meja sederhana di pinggir jalan raya di ruas Senggigi road yang padat dengan para bule.

Nasi Balap

A la Gunung Sari-Lombok Barat, mie kuning dan sayur pedas manis.

Pasar Senggigi

Depan Pasar Seni-Senggigi, tanyakan pada pedagang asongan untuk lokasi warung nasi balap.

Nasi Balap Lombok Tengah
Tak terlalu jauh dari Keru, dus mudah pula ditandai, warung-warung nasi balap a la Lombok Tengah. Tepatnya di kecamatan Mantang. Kiri atau pun kanan ruas jalan utama. Sayangnya, warung-warung ini kadang sudah tutup selepas maghrib. Namun pasti selalu sudah ada yang buka di jam-jam sarapan pagi. Oia, sekedar pengingat, meski disajikan di mangkuk terpisah, sayur pelengkap nasi balap di daerah ini pedas. Pake banget! Waspada yaaaa..:P Meski bahan utama sayur sejatinya peredam panas perut, namun mungkin sebagai penanda khas, kuah beningnya yang bernuansa rasa kunyit samar, sangat amat pedas. Lidah asli Lombok saya pun agak enggan mencandunya.

Warung Nasi Balap

Warung-warung nasi balap di Mantang-Lombok Tengah

Nasi Puyung sendiri sentranya terdapat di desa Puyung. Sangat dekat dari sentra tenun Sukarara. Namun, beberapa tahun terakhir, warung-warung yang bertuliskan ‘Sedia Nasi Puyung’ bisa ditemukan hampir di seluruh pelosok pulau Lombok.

Warung Nasi Balap

Menu Nasi Puyung @LiviaTan burpple[dot]com

Nasi Balap Lombok Timur
Varian Lombok Timur juga sama beragamnya dengan asal asli nasi balap. Butiran kedelai goreng, kering suwiran ayam, oseng kacang panjang dan sambal. Yang membuat berbeda, misal di kapal-kapal penyeberangan pelabuhan Kayangan-Lombok Timur ke pelabuhan Poto Tano-Pulau Sumbawa, menu lauknya tidak lagi sebatas kering suwiran ayam. Atau pelengkap lauk lainnya, kuah gurih dari gule daging, pun bebalung (sup daging/iga/tetelan a la Lombok) yang sangat lezat di daerah Masbagik atau desa nenek moyang saya di Kotaraja, Lombok Timur.

Semua varian nasi balap di tiga kabupaten dan ibukota propinsi (Mataram) di atas umumnya mematok harga di range Rp 3.000 sampai belasan ribu rupiah (menu-menu yang melibatkan daging sapi atau satu potongan ayam kampung seperti di menu nasi balap Puyung). Jadi, untuk para backpacker atau jemaah mahasiswa yang malas memasak sarapan, intip dulu saja lauk dari nasi balap yang akan dinikmati. Pastikan menu lauknya suwiran ayam ya, untuk dapatkan harga Rp 5.000 ke bawah..^_^

(Visited 1,071 times, 1 visits today)


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Nasi Balap Lombok a la Backpacker, Contek Tempat dan Rasanya!' have 4 comments

  1. July 10, 2015 @ 11:44 pm depz

    nyam nyam 😀

    Reply

    • July 11, 2015 @ 12:00 am BunSal

      Dah kembesuhan jam sgini..Mo ditraktir sapa juga, ogah..:P

      Reply

  2. July 11, 2015 @ 1:21 pm Made Ari Diatmika

    Murah beud 500 perak bun?

    Reply

    • July 11, 2015 @ 1:27 pm BunSal

      Itu harga kacang koro pedasnya Bli Ari. Lauk ekstra.
      Nasi balapnya sendiri range dari 3.500 sampai 5.000 an koq..^_^

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool