Nyongkolan, Prosesi Unik Pernikahan Suku Sasak Lombok

Nyongkolan, Prosesi Unik Pernikahan Suku Sasak Lombok
5 (100%) 1 vote

Ayo ke Lombok!

Hello guys, bulan ini di tempat kamu lagi musim apa? Setelah merayakan lebaran atau Hari Raya Idul Fitri seperti ini biasanya sih lagi musim nikah. Selain kekayaaan alam Indonesia juga kaya akan budaya. Keanekaragaman budaya yang sampai saat ini masih terjaga dan harapannya akan selalu terjaga sampai anak cucu kita nanti. Nah, apa hubungan musim nikah dengan budaya? Pasti beberapa dari kamu bertanya-tanya. Berbicara pernikahan sangat kental dengan ritual sakral, karena pernikahan merupakan moment penting dipersatukannya dua orang insan.

sumber: google

sumber: google

Suku Sasak, suku asli Lombok juga memiliki budaya pernikahan yang sangat unik. “Nyongkolan” merupakan kegiatan iring-iringan atau arak-arakan adat suku Sasak dalam rangkaian prosesi pernikahan. Nyongkolan sendiri berasal dari kata songkol yang berarti mendorong dari belakang atau mengiring. Prosesi adat ini biasanya dilaksanakan setelah akad nikah dan untuk waktu nyongkolan sendiri biasanya berdasarkan kesepakatan antar kedua keluarga mempelai.

sumber: google

sumber: google

Kegiatan arak-arakan atau iring-iringan ini dimulai dari rumah mempelai pria menuju rumah mempelai wanita. Uniknya lagi kegiatan nyongkolan yang melibatkan banyak kerabat dari kedua mempelai ini diwajibkan memakai baju adat. Kedua mempelai sendiri juga memakai baju pengantin adat suku Sasak dikawal bagaikan Raja dan Ratu. Dalam iringan nyongkolan disertakan rombongan musik, berupa Gendang Beleq ataupun iringan musik dangdut lengkap dengan penyanyi yang disebut Kecimol.

sumber: google

sumber: google

Nyongkolan ini dilakukan dengan berjalan kaki, jika jarak rumah mempelai lelaki dan mempelai wanita jauh, maka pelaksanaan prosesi ini tidak dilakukan secarah harfiah, tetapi biasanya rombongan mulai berjalan dari jarak 0,5-1 kilometer dari rumah mempelai wanita. Sedangkan untuk tujuan dari prosesi nyongkolan ini sendiri sebenarnya adalah memperkenalkan kedua mempelai kepada masyarakat dan kalangan kerabat bahwa pasangan tersebut sudah resmi menikah.

sumber: google

sumber: google

Nah, di dalam barisan rombongan nyongkolan itu pun ada urutannya, dipimpin oleh sebaris pemucuk, lalu di belakangnya penglingsir dan pawongan, lalu pembawa Karas berupa apa yang disukai pengantin, kemudian pengantin wanita yang diapit oleh pembawa tombak dan pembawa payung, baris berikutnya rombongan pawestri, kemudian kesenian tawaq-tawaq, berikutnya pengantin lelaki yang diapit pembawa tombak dan pembawa payung, di belakangnya lagi ada pengerebeng yang ditutup oleh rombongan gendang beleq atau rombongan musik. Adapun mitos yang mengatakan bahwa jika nyongkolan tersebut tidak dilaksanakan maka rumah tangga dari kedua mempelai tersebut tidak akan bertahan lama.

sumber: google

sumber: google

Banyak orang yang ikut mengiring kedua mempelai, bahkan tanpa disadari barisan rombongan yang kadang membludak ini membuat kemacetan di jalan raya. Jadi buat kamu yang sedang liburan di Lombok, harap maklum jika tiba-tiba jalan yang kamu lalui sangat macet karena terhalang oleh rombongan nyongkolan yang sedang berjalan dengan iringan musik dan barisan yang begitu panjang. Ingin melihat kemeriahan nyongkolan secara langsung? Makanya, buruan ke Lombok! Hunting tiket murahmu di ezytravel.co.id oke…!

(Visited 1,591 times, 1 visits today)

About

Simply Complicated


'Nyongkolan, Prosesi Unik Pernikahan Suku Sasak Lombok' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool