Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Pantai Penyisoq, Spot Anti-Mainstream di Lombok Timur

Vote Us

Berbicara tentang pantai di Lombok tentu gak akan ada habis-habisnya. Selalu ada spot-spot pantai baru yang ditemukan. Salah satunya adalah Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream yang terletak di kawasan Lombok Timur bagian selatan.

Well guys, postingan kali ini akan mengisahkan tentang perjalanan saya menuju salah satu spot anti-mainstream bernama Pantai Penyisoq.

Minggu pagi sekitar pukul 7.30, saya dan salah seorang teman saya berangkat dari Mataram menuju kawasan Jerowaru. Tujuan kami kali ini adalah sebuah pantai yang terletak di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Perjalanan dari Mataram menuju Desa Sekaroh memakan waktu sekitar 1,5-2 jam. Kondisi jalan yang kami lewati sudah bagus dan diaspal. Namun, setelah melewati Kantor Desa Sekaroh, kondisi jalan mulai berubah. Kini medan jalannya tidak lagi aspal, tapi berupa jalan tanah berbatu yang berdebu. Kami pun harus melewati jalanan ini dengan sabar dan hati-hati agar tidak terjatuh.

Untuk mencapai Pantai Penyisoq yang merupakan spot anti-mainstream ini, kami harus berkendara memasuki jalanan yang lebih sempit dan ekstrim. Jalannya masih berupa tanah berbatu dan menanjak menaiki bukit. Kami harus ekstra hati-hati dalam memacu laju kendaraan kami. Salah sedikit maka akan fatal akibatnya.

Sedikit tips nih buat Ezytravelers yang ingin mengunjungi spot anti-mainstream yang satu ini: (1). Pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Cek oli, roda dan sebagainya. Kalau pecah ban di sini, maka Ezytravelers harus siap-siap menggeret kendaraan untuk mencari tukang tembel ban. Dan tempatnya tidak dekat. (2). Pastikan Ezytravelers mengisi penuh tanki bahan bakar. Jangan sampai kehabisan bensin di tengah jalan karena di sini tempat jual bensin sangat jauh. (3). Datanglah pada musim panas. Jangan coba-coba datang pada musim hujan karena jalanannya akan berubah menjadi lautan lumpur.

Ok, back to the story, selama melewati jalanan yang ekstrim ini, seringkali teman saya harus turun dari kendaraan dan mendorong kendaraan saya yang tidak kuat nanjak. Yah, kami harus berjibaku melewati jalan tanah berbatu yang menanjak ini. Selanjutnya, kami harus melewati bekas ladang jagung milik warga untuk dapat tiba di Pantai Penyisoq ini. Medannya pun cukup “mengerikan” karena banyak lubang dibalik rerumputan. So, we must ride our motorcycle carefully! Akhirnya, setelah bersusah payah melewati jalanan maut, kami pun tiba di salah satu spot anti-mainstream di Lombok Timur ini.

View Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Pantai Penyisoq memiliki garis pantai yang landai namun tidak begitu panjang. Pasirnya lembut dan berwarna putih. Pantainya bening dan bersih. Pantai ini tersembunyi dibalik perbukitan. Yah, jadi tidak heran lah kalau Pantai Penyisoq ini menjadi salah satu spot anti-mainstream di Lombok.

Pemandangan Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Pantai Penyisoq dari bukit, spot anti-mainstream di Lombok

Tiba di Pantai Penyisoq, kami langsung duduk istirahat di bawah pohon untuk mengembalikan tenaga kami yang terkuras habis saat melewati jalan yang hancur lebur. Setelah itu kami mulai berkeliling di sekitaran pantai.

Awalnya kami ingin berenang di pantainya yang terlihat begitu menggoda, namun karena gelombang lautnya sedang besar kami mengurungkan niat kami. Kami tidak mau mengambil resiko digulung ombak yang dahsyat dan hanyut. Kami hanya bermain air di pinggir pantai dan tentunya berfoto ria.

Berfoto di Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Selanjutnya, kami mendaki bukit yang ada di sebelah kanan pantai. Bukitnya tidak terlalu tinggi dan mudah didaki. Tiba di atas bukit, mata kami langsung dimanjakan dengan pemandangan Pantai Penyisoq dan sekitarnya yang begitu eksotis. Di sebelah kanan kami, terhampar dengan rapi gugusan tebing berwarna kecoklatan yang menjorok ke laut. Panorama alamnya benar-benar luar biasa. Kami pun kemudian menyiapakan kamera kami dan mengabadikan setiap sudut keindahan dari salah satu spot anti-mainstream ini.

Tebing batu Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Sudut Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Pose di Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Puas berada di satu spot, kami pun pindah ke spot lainnya. Dan kami selalu dibuat terkagum-kagum dengan pemandangan alam yang begitu indah ini. Nature never fails to amaze me!

Panorama Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

Deretan tebing Pantai Penyisoq, spot anti-mainstream di Lombok

View Pantai Penyisoq dari atas bukit, salah satu spot anti-mainstream di Lombok

Setelah puas menjelajahi setiap sudut keindahan dari spot anti-mainstream ini, kami kemudian melanjutkan perjalanan kami hari itu ke spot selanjutnya.

Well, itulah sedikit cerita kami tentang Pantai Penyisoq, salah satu spot anti-mainstream di Lombok Timur bagian selatan.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: Paket Wisata Murah

Buat ezytravelers yang berjiwa petualang, maka spot anti-mainstream wisata Lombok yang satu ini mesti dikunjungi.

Sekian!

Happy hunting!

(Visited 343 times, 1 visits today)


About

Son of the Beach


'Pantai Penyisoq, Spot Anti-Mainstream di Lombok Timur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool