Nasi Balap Lombok

Penyuka Pedas? Menu Wajib Coba di Lombok

Penyuka Pedas? Menu Wajib Coba di Lombok
5 (100%) 1 vote

Pulau Lombok selalu lekat dengan nuansa pedas. Lombok yang dalam bahasa Jawa berarti cabai, seolah merepresentasikan masyarakatnya yang sangat doyan makanan pedas. Walaupun nggak semua, tapi dominan warga Sasak penyuka cabai. Nggak afdol rasanya makan tanpa sambal. Sambal yang ekstra pedas selalu jadi penggugah rasa yang menambah kenikmatan kita menyantap makanan.
Ingat Lombok, pasti juga ingat pelecing kangkung dan ayam taliwang serta nasi puyung yang ekstra hot itu. Itu sih makanan tradisional yang sangat mainstream dan sudah terkenal seantero jagat. Ada juga beberapa menu yang wajib dicoba jika berlibur ke Pulau Seribu Masjid ini. Menu ini saya rekomendasikan bagi anda para pecinta cabai. Apakah itu? Cekidot guys!
1.Nasi Balap Lombok (NBL)

Nasi Balap Lombok

Pelengkap NBL, lalapan ayam dan tahu tempe dengan sambal mentah khas Sasak ditambah kemangi Sasak yang wangi.

Menu yang satu ini sejenis nasi campur yang dilengkapi dengan lauk, sayur, dan pelengkap, tak lupa juga sambal merahnya. Namanya Nasi Balap Lombok (NBL). Nasi ini dibungkus dengan daun pisang dan dilengkapi dengan suwiran ayam pedas, kacang tolo goreng, kentang goreng kering, tumis kacang panjang dan wortel serta sambal. Harganya juga cukup terjangkau, Rp 10 ribu per porsi. Dijamin kenyang.

Kalau lauknya merasa masih kurang, bisa pesan juga ayam goreng atau tempe dan tahu goreng yang akan dilengkapi dengan sambal mentah khas Sasak. Hmmmm, sangat menggoda selera. Ayam goreng maupun tahu dan tempe goreng ini disajikan di atas cobek kecil dari tanah liat dan dilengkapi dengan lalapan mentah seperti kubis, irisan timun, kacang panjang (antap dalam bahasa Sasak), dan kemangi Sasak. Kemangi Sasak wanginya khas dan lebih tajam dibandingkan dengan kemangi lainnya. Paduan kemangi segar ditambah irisan limau membuat lidah anda semakin bergoyang. Wajib coba.

Nasi Balap Lombok

NBL dibungkus menggunakan daun pisang

Dimana NBL? Rumah makan NBL berada di Jalan Sriwijaya Mataram, tepatnya di depan Kantor Pos Induk Mataram. Tempatnya cukup nyaman dan bersih. Di seberang rumah makan ini (pas di depan Kantor Pos Induk), kita bisa mencicipi jagung bakar dimana penjualnya seorang bapak cukup tua dan konon informasinya beliau telah berjualan disana sejak puluhan tahun lalu.

2. Nasi Lindung

Nasi Lindung alias Nasi Belut

Nasi Lindung alias Nasi Belut

Nasi Lindung

Lapak nasi lindung atau belut di Jalan Sriwijaya, Mataram

Apa itu lindung? Lindung itu bahasa Sasaknya belut. Bagi penyuka belut, nasi lindung ini wajib coba. Pedes bangettt pemirsah. Ini salah satu street food khas Lombok dan penjajanya membuka lapak di sekitar Jalan Sriwijaya, depan gerbang kompleks BTN Taman Baru, Mataram. Biasanya bapak penjual nasi lindung ini mulai membuka lapak sekitar pukul 11.00 sampai 22.00 WITA. Harga satu porsi pun cukup murah, hanya Rp 10 ribu.

Cita rasa nasi lindung ini sangat pedas. Lindung atau belut diolah menjadi sejenis sambal goreng dengan bumbu cabai merah, cabai rawit, terasi, bawang merah, bawang putih dan gula merah. Porsi sambal goreng belut juga lumayan banyak dan ditambah dengan pelengkap seperti kacang kedelai goreng, serundeng dan tumis kacang panjang dan wortel.

Sambal belut goreng

Sambal belut goreng yang super pedas

Serundeng

Serundeng dan kacang kedelai sebagai pelengkap nasi lindung

Tumis kacang panjang

Tumis kacang panjang dan wortel sebagai pelengkap nasi lindung

Penjual nasi lindung, Sunandar bercerita dalam sehari ia mengolah tiga sampai empat kilogram belut menjadi sambal goreng pedas dan lezat. Belut merupakan hasil budidaya sendiri dan Sunandar pun mengolahnya sendiri. Ia memilih belut karena menurutnya sangat jarang diolah dan dijual menjadi menu utama. “Umumnya ayam. Saya mengolah belut ini agar menjadi ciri khas,” ujar pria asal Narmada ini.

(Visited 1,627 times, 2 visits today)


About

Wartawan di koran Suara NTB, pecinta buku, full time dreamer, mimpi keliling dunia karena dunia layaknya buku, harus dibaca sampai tuntas.


'Penyuka Pedas? Menu Wajib Coba di Lombok' have 9 comments

  1. June 6, 2015 @ 7:56 am Momo DM

    Jadi laper, nih. 😀

    Reply

    • June 6, 2015 @ 8:01 am Yanet Fawzia

      Ayo sarapan2.. tapi nasi lindungnya belum buka jam segini mas..heheh

      Reply

  2. June 7, 2015 @ 11:25 am Lysya Zahara Mahyuni

    Tanggung jawab, Sis! Jadi ngiler nih

    Reply

  3. June 8, 2015 @ 1:55 pm jhoel

    nasi lindung tuh mantep marketep. rasa nya

    Reply

  4. June 8, 2015 @ 5:18 pm eliyan

    nasi lindung pedesnya mantepp bangetttt!

    Reply

  5. August 1, 2015 @ 8:51 am enok Ananta

    Makasih Ɣªª blognya,, alhamdulillah semakin ∂ΐ kenal nasi belut Sriwijaya.. Insya اَللّهُ menu lain akan menyusul,, amin. Salam kenal semua. . Salam kuliner..

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool