Pantai Ebuak Lombok

Perjalanan “Panjang” Menuju Pantai Ebuak, Lombok Tengah

Perjalanan “Panjang” Menuju Pantai Ebuak, Lombok Tengah
5 (100%) 2 votes

Selain dikenal dengan pulau 1000 masjid, Pulau Lombok juga dikenal dengan pulau 1000 pantai. Tidak mengherankan sih kalau Lombok disebut dengan pulau 1000 pantai karena di Lombok banyak sekali terdapat pantai dengan panorama yang bisa membuat siapa saja yang melihatnya terpukau bahkan speechless. Asyiknya, jarak antar satu pantai dengan pantai lainnya pun sangat dekat. Jadi, dalam sehari kita bisa mengunjungi 4-5 pantai, bahkan bisa lebih.

Nah, weekend kemarin, saya dan 2 orang teman saya sebenarnya ingin melakukan beach hopping ke pantai-pantai di kawasan selatan Lombok dengan tujuan akhir Pantai Ebuak. Pantai Ebuak ini terletak di daerah Gerupuk yang masih berada dalam satu kawasan dengan Pantai Kuta dan Tanjung Aan.

Namun rencana beach hopping kami gagal karena salah seorang teman saya datang terlambat ke meeting point yang telah ditentukan. Malam sebelumnya, kami sudah menyepakati kalau kami akan bertemu di meeting point jam 8 pagi tepat. Tapi, salah satu teman saya baru datang jam 12 siang setelah kami berdua menunggu dengan tingkat kebosanan yang sudah tidak terbendung lagi. Sebenarnya jam segini sih udah tiba di spot pertama. Tapi apa daya!

Setelah teman saya datang, akhirnya kami berangkat (walaupun sangat telat dari waktu yang telah ditentukan) dan tetap dengan rencana awal, yaitu mengunjungi 4 pantai. Dari mepo, kami langsung tancap gas dengan kecepatan penuh agar cepat sampai di tujuan. Namun, tiba di depan Bandara Internasional Lombok (BIL), tiba-tiba teman saya (yang telat datang tadi) minta stop untuk membeli makanan. Dia bilang dia belum sarapan dan sangat lapar. Dia ingin berhenti untuk makan dulu. Oh, oke! Ketika acara makan selesai, waktu sudah menunjukkan pukul 13.20 siang. Oh, no! We’re wasting too much time.

Kami pun kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini dengan kecepatan yang lebih dahsyat. 40 menit kemudian, kami tiba di spot pantai pertama (kalau tepat waktu, sebenarnya sekarang sudah di spot pantai ketiga)

Di spot pantai pertama ini kami tidak melakukan banyak hal. Cuma duduk berteduh di bawah pohon menikmati cemilan and nothing else. Sebenarnya di sini kami ingin soft-trekking mendaki bukit namun mood kami sudah berubah jadi gak karuan dan niat liburan tiba-tiba lenyap. Karena sudah sangat bosan, saya akhirnya memutuskan untuk langsung pergi menuju spot terakhir yaitu Pantai Ebuak. And consequently, spot pantai kedua dan ketiga harus di-skip.

Kami pun mulai menggeber mesin kendaraan kami menuju Pantai Ebuak Lombok. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ban motor teman saya pecah. Oh, God! Apalagi ini?

Akhirnya, mau gak mau, kami harus menggeret motor kami cukup jauh untuk mencari tempat tambal ban. Yah, karena daerah yang kami lewati cukup terpencil jadi tempat tambal ban cukup jarang.

Setelah hampir 30 menit menggeret motor, akhirnya kami menemukannya. Tapi kami harus menunggu lebih lama, karena tukang tambal ban-nya masih menggunakan alat tambal tradisional. Saat menunggu selesai, perasaan saya semakin gelisah dan mood mulai gak karuan. Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, perjalanan masih agak jauh dan ditambah ini daerah agak “rawan”. Saya sempat kepikiran untuk membatalkan rencana menuju Pantai Ebuak dan langsung pulang setelah ban selesai di tambal. Namun, hati merasa gak tenang, karena sudah lama sekali ingin mengunjungi pantai yang sangat mempesona ini. Sebenarnya pantai ini tidak begitu jauh, hanya 1,5 jam dari Mataram. Tapi karena ada acara datang telat, banyak buang-buang waktu di jalan dan ditambah acara pecah ban, kami akhirnya butuh waktu yang “panjang” untuk menuju Pantai Ebuak Lombok ini.

Setelah lama menunggu akhirnya ban motor teman saya selesai ditambal. Sejurus kemudian kami pun langsung melanjutkan perjalanan kami menuju Pantai Ebuak. Medan jalanan yang harus kami lewati menuju Pantai Ebuak cukup ekstrim. Jalannya menanjak dan masih berupa tanah berbatu serta berdebu. Di samping kanan ada tebing curam dan di sebelah kiri ada tebing bukit. Jadi, kami harus ekstra hati-hati ketika melewatinya. Salah sedikit maka akan fatal akibatnya. Setelah berjibaku melewati medan jalan yang membutuhkan konsentrasi penuh, akhirnya kami tiba di Pantai Ebuak.

Pantai Ebuak Lombok

Jalur menuju Pantai Ebuak

Tiba di Pantai Ebuak Lombok kami langsung dibuat takjub dengan panorama alamnya yang sangat eksotis. Laut yang tenang, suara riak-riak gelombang, pasir pantai yang berwarna putih kecoklatan berbentuk merica dan bebatuannya seolah-olah membentuk suatu kesatuan yang begitu harmonis dan elok dipandang mata. Keadaan yang sepi dan tenang serta angin sepoi-sepoi yang menyejukkan semakin menambah kenikmatan berada di Pantai Ebuak Lombok ini.

Pantai Ebuak Lombok

Mood dan suasana hati saya pun mulai berubah. Dari yang tadinya bosan, gak karuan dan sedikit kecewa, kini berubah menjadi tenang, bahagia dan damai. Yeah, pantai selalu berhasil memperbaiki suasana hati atau mood saya yang gak karuan. The best mood booster ever!

Pantai Ebuak Lombok

Setelah memarkirkan kendaraan, saya langsung berbaring di atas pasir untuk menikmati atmosfir Pantai Ebuak Lombok yang seakan menjadi candu. Benar-benar damai! Saya seakan tenggelam dalam sebuah dunia yang begitu menenangkan.

Tiba-tiba seorang teman membangunkan saya dari dunia khayalan saya sembari berkata, ayo kita eksplor pantai ini nanti keburu gelap. Ini hampir jam 6 sore.

Oke, kita hanya punya waktu 15 menit. So, let’s go! Jawab saya dengan cepat.

Yah, waktu kami tinggal sedikit sekali untuk mengeksplor setiap sudut Pantai Ebuak Lombok ini. Karena alasan keamanan maka kami harus cepat balik dari pantai ini. Tanpa pikir panjang, kami pun mulai mengelilingi pantai sambil mengambil beberapa foto.

Pantai Ebuak Lombok

Pantai Ebuak Lombok

Pantai Ebuak Lombok

5 minutes left guys! Seru saya mengingatkan teman-teman saya. Hari sudah mulai gelap dan matahari akan segera kembali ke peraduannya. Kami pun semakin bergegas kembali ke tempat kami memarkirkan kendaraan.

Namun, dibalik sebuah batu di pinggir pantai, kami menemukan sebuah kolam alami yang sangat menggoda. Kolam laut yang hanya nampak ketika air laut sedang surut. Air kolam laut ini sangat bening dan terlihat sangat segar. Kami pun langsung dibuat galau. Oh, no! Kenapa harus sekarang?

Kami langsung dibuat diam seribu bahasa dengan pesona kolam laut alami ini. Kami kemudian berdiri di depan kolam saling memandang satu sama lain dan saat itu saya yakin 100% kalau apa yang ada di dalam pikiran kami cuma satu, yaitu nyemplung ke kolam. Dengan spontan kemudian saya mengatakan, oke guys, we have 15 minutes. Tanpa pikir panjang dan tanpa aba-aba, kami bertiga langsung nyemplung bersamaan ke dalam kolam. Sensasinya jangan ditanya, pokoknya benar-benar luar biasa wow. Badan langsung kembali segar dan hati pun senang.

Pantai Ebuak Lombok

Pantai Ebuak Lombok

Pantai Ebuak Lombok

15 menit terasa sangat singkat dan hari sudah gelap. Matahari pun sudah tenggelam. Dengan sangat berat hati kami kemudian mulai meninggalkan kolam ini dan berlari menuju tempat kami memarkirkan kendaraan. Dengan berbasah ria dan sedikit was-was, kami langsung menggeber mesin motor kami meninggalkan kawasan Pantai Ebuak Lombok. Sampai pada akhirnya kami tiba di sebuah masjid di kawasan Pantai Kuta. Di sana kami kemudian membersihkan diri dan mengganti pakaian kami yang basah.

Setelah semuanya beres, kami kemudian mulai berkendara menuju Mataram dengan perasaan senang dan bahagia.

What a nice day!

Sekian!

Mau liburan ke Lombok? Cari di sini: tiket pesawat dan hotel
(Visited 421 times, 1 visits today)


About

Son of the Beach


'Perjalanan “Panjang” Menuju Pantai Ebuak, Lombok Tengah' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool