Potongan Surga Yang Tuhan Jatuhkan Ke Pulau Lombok

Potongan Surga Yang Tuhan Jatuhkan Ke Pulau Lombok
5 (100%) 1 vote

­­­­­­­Berkeliling wisata di Lombok tidak bisa dilakukakan secara instan. Ibarat membeli sebuah barang secara kredit, hanya saja bila sudah lunas, Anda tidak bisa memiliki Pulau Lombok (karena ini pulau, keleus. Bukan sebuah benda). Anda hanya bisa membawa pulang cerita, kesan, dan foto dari lokasi wisata. Yang bisa kita lakukan hanyalah menyicil destinasi-destinasi yang ada, sehingga Anda memiliki pengalaman keliling Lombok seutuhnya. Namun, kecil kemungkinan wisata Lombok akan habis, karena sepertinya Lombok begitu full of mistery dan sulit ditebak apa lagi kira-kira keindahan yang akan ditemukan.

Bird's eye from above Taman Wisata Alam Gunung Tunak

Bird’s eye from above Taman Wisata Alam Gunung Tunak

Baiklah, cerita berikut berangkat dari pengalaman pribadi. Saya memiliki 6 orang sahabat yang selalu setia menemani saya untuk explore Lombok setahun belakangan ini. Akan tetapi, tibalah saya pada satu situasi dimana hanya saya yang belum pernah ke salah satu lokasi wisata yang pada saat itu dan bahkan sampai sekarang masih booming. Mungkin karena waktu itu hanya saya yang berhalangan dan tidak bisa ikut. Ah, entahlah alasannya apa, intinya saya sendiri diantara mereka yang belum kesana. Yakni, Taman Wisata Alam Gunung Tunak.

Lautnya, Bro! Mantap

Lautnya, Bro! Mantap

“Giylaaak.. view di Tunak bagus bener, bro! Apalagi kalau naik ke atas towernya itu. Aduhh..”, ujar salah satu sahabat saya.

“Iya, benar. Kelihatan dengan jelas lautan biru Samudera Hindia.”, sahut sahabat lainnya.

“Ah.. kalian jangan jahat gitu dong. Kasian tuh Lysya. Kasian banget malah belum pernah kesana, ups. Hahahaha”, sambut sahabat saya yang satuan.

Tahukah Anda bagaimana rasanya harus menutup telinga ditengah bully-an yang tidak lucu ini? Sakit! Sakitnya tuh disini! (Cita Citata langsung lewat sambil nyanyi)

Salah satu bentuk selfie yang bisa dilakukan di atas tower

Salah satu bentuk selfie yang bisa dilakukan di atas tower

Hari-hari saya lewati dengan cemoohan mereka yang ngeselin banget. Mereka selalu mengundang hasrat saya untuk sesegera mungkin kesana. Sampai suatu hari saya menjadi anggota panitia dalam sebuah konferensi internasional yang mengharuskan saya untuk mengikuti field trip ke Gunung Tunak. Yuhuuuu.. kalau kata orang sih, rejeki anak solehah, rupanya. (Aamiin YaRabb)

“Yes. This is the time to end bully-an dari sahabat-sahabat saya.”

Gunung Tunak terletak di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Perjalanan bisa ditempuh selama kurang lebih 2 jam dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4. Tapi untuk berkeliling di area Gunung Tunak kita harus berjalan kaki. Meski cukup lama, tapi reasonable banget karena view yang disajikan bikin merinding.

Pantai Sari Goang

Pantai Sari Goang

Berhubung saya dan rombongan peserta konferensi internasional tiba disana pukul 11 siang, yakni ketika matahari sedang cerianya memancarkan cahaya panas ke bumi, maka siap gosonglah beberapa anggota badan ini. Walaupun begitu, teriknya matahari tidak menyurutkan sedikitpun semangat saya untuk berkeliling di Gunung Tunak. Hamparan birunya samudra Hindia seakan memompa antusias saya untuk bergeriliya diatas gundukan Gunung tersebut.

“Oh.. Jadi, ini yang dimaksud sama sahabat-sahabat saya itu.”, bisik saya dalam hati.

Mereka memang benar. Scenery-nya sungguh menakjubkan. Mereka sempat menyinggung tentang sebuah tower yang bisa kita panjat untuk melihat sekeliling Tunak secara keseluruhan. Disana juga ada hutan yang bisa dijadikan alternative menyusuri Gunung Tunak guna menghindar sengatan langsung matahari.

Ikut adek yuk, Bang. Kita telusuri hutannya barengan

Ikut adek yuk, Bang. Kita telusuri hutannya barengan

Sejam atau dua jam di Gunung Tunak tidaklah cukup. Karena bila kita terus berjalan sampai ujung, masih banyak gundukan karang yang menyita perhatian siapa saja yang melihatnya. Sebut saja, Gili Penyu (warga setempat menamainya seperti itu). Sebuah pulau kecil yang terlihat seperti seekor penyu besar sedang tidur di tengah lautan. Ada juga Sari Goang. (saya akan lampirkan sebuah foto)

Gili Penyu dari kejauhan

Gili Penyu dari kejauhan

Inilah Sari Goang

Inilah Sari Goang

Tidak hanya itu, masih banyak lagi sajian alam yang bisa kita temui apabila terus menyusuri alam Gunung Tunak. Akan tetapi karena waktu dan situasi saya saat itu tidak memungkinkan untuk menikmati keindahan semuanya, maka saya cukupkan perjalanan hari itu.

Yeaay, I've been there!

Yeaay, I’ve been there!

At least, saya sudah menginjakkan kaki dan membawa pulang bukti autentik (baca: foto) agar bisa terlepas dari bully-an para sahabat saya. But most of all, I’m thankful that God gave me a chance to go there.

Jika kegagalan seorang penulis terletak pada ketidak-mampuannya menuangkan perasaan ke dalam sebuah kalimat, maka gagalah saya menjadi seorang penulis. Karena mendiskripsikan panorama di Gunung Tunak ini begitu sulit diuraikan dalam kata-kata. Benar-benar potongan surga yang Tuhan sengaja jatuhkan ke Lombok. Oke, I failed. Sorry about that.

Jadi, silahkan datang langsung ke Lombok dan cobain wisata Alam Gunung Tunak ini. Bye for now 🙂

(Visited 2,213 times, 1 visits today)



'Potongan Surga Yang Tuhan Jatuhkan Ke Pulau Lombok' have 3 comments

  1. August 3, 2015 @ 6:27 pm depz

    kerennnnnnnnnnn

    Reply

  2. August 8, 2015 @ 8:41 am mboot yuyun muhir

    Tingkiuh my nephew 🙂

    Reply

  3. August 16, 2015 @ 6:35 pm Firdi K. Ramadhan

    Sungguh membuat siapa saja yang melihatnya merasa asdfghjkl

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool