Presean, Pertarungan ala Gladiator suku Sasak Lombok.

Presean, Pertarungan ala Gladiator suku Sasak Lombok.
Vote Us

Hello guys, kamu cowok? Doyan berantem? Jaelah, hari gini masih adu otot ala anak jalanan. Yang lebih keren dikit donk! Adu jotos di atas ring, sepertinya terlalu biasa. Pengen yang luar biasa adu kejantanan? Dateng aja ke Lombok! Kalau jaman kerajaan Romawi ada gladiator, di Lombok ada “Presean” yang merupakan ajang pertarungan yang telah menjadi salah satu budaya suku Sasak.

sumber: google

sumber: google

Tradisi Presean dulunya digelar untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, dan keberanian laki-laki suku Sasak di medan perang dalam mengusir penjajah. Konon juga Presean digelar sebagai upacara memohon hujan di saat musim kemarau melanda. Nah, untuk sekarang ini Presean digelar untuk menghibur wisatawan yang datang berkunjung ke Lombok. Pertarungan Presean memakai senjata tongkat yang terbuat dari rotan, sedangkan perisai yang digunakan terbuat dari kulit kerbau yang tebal dan keras yang disebut ‘ende’.

sumber: youtube

sumber: youtube

Kini Presean sendiri telah termasuk dalam seni tari daerah Lombok. Pertunjukan seni yang unik ini memang terkesan penuh dengan unsur kekerasan, mungkin baiknya anak kecil tidak diperkenankan untuk melihat pertujukan ini ketika digelar. Dulunya pertarungan ini melibatkan dua orang lelaki dari suku Sasak, namun sekarang dalam pertunjukan yang digelar yang tujuannya menghibur para wisatawan, maka petarung atau pepadu dalam istilah Lombok dipilih dari penonton yang hadir. Tapi jangan khawatir, buat kamu yang belum siap mental untuk menjadi seorang petarung Presean, kamu bisa menolak ketika dipilih. Yang memilih pepadu atau petarung itu sendiri merupakan wasit atau yang disebut sebagai Pakembar.

sumber: google

sumber: google

Peresean akan dipimpin oleh dua wasit atau pakembar, pakembar sedi yaitu seorang wasit yang berada di pinggir tepi lapangan, dan juga pakembar tengaq yaitu seorang wasit yang berada di tengah pertarungan. Untuk kamu yang terpilih sebagai pepadu dan mau bertarung, maka kamu harus bersedia memakai kain tradisional dan mengenakan udeng suku Sasak, serta harus bertelanjang dada. Pertarungan sendiri diadakan dalam 5 ronde, dan sebagai penyemangat pertunjukan ini diiringi musik yang terdiri dari alat musik gong, sepasang kendang, rincik atau simbal, serta kanjar.

sumber: google

sumber: google

Pemenang Presean ditentukan dengan 2 cara yaitu pertama pertarungan dianggap selesai jika salah satu pepadu mengeluarkan darah pada anggota tubuhnya, dan pemenangnya tentu saja yang tidak mengeluarkan darah. Cara kedua yaitu jika dua pepadu sama-sama bisa bertahan, maka pemenang akan ditentukan dengan nilai skor tertinggi berdasarkan penilaian dua pakembar. Untuk pepadu yang terluka akan segera diobati oleh tim medis yang telah berjaga selama pertunjukan digelar, pepadu akan diobati dengan minyak yang jika dioleskan tidak menimbulkan rasa sakit. Eits jangan salah, setelai pertarungan usai, kedua pepadu akan saling bersalaman dan berpelukan sebagai pertanda tidak ada dendam antara keduanya.

Jadi gimana, kamu berani adu kejantanan di Lombok? Ingin merasakan sensasi seperti gladiator ala suku Sasak, makanya buruan hunting tiket pesawat murah di ezytravel.co.id dateng ke Lombok, dan bertarunglah!

(Visited 657 times, 1 visits today)


About

Simply Complicated


'Presean, Pertarungan ala Gladiator suku Sasak Lombok.' have 2 comments

  1. July 31, 2015 @ 7:51 pm BunSal

    Ssstt..pepadu yang beset kena sabetan rotan, punya resep jitu buat segera mengeringkan luka.
    Gak mandi sampe luka besetnya kering sendiri..:P
    Enni resep rahasia yaaaa..Jo kondo2 liane..:P

    Reply

    • August 5, 2015 @ 12:56 pm deehati

      oalah.. jenengan udah pernah toh bunda? pengalaman berarti yak.. :))

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool