sasak tenun pringgasela

Pringgasela, Desa tenun Lombok Timur

Pringgasela, Desa tenun Lombok Timur
5 (100%) 1 vote
Kain tenun pringgasela

Motif tenun khas Desa Pringgasela, Lombok Timur

Beberapa waktu yang lalu gue ikut pelatihan pewarnaan kain tenun yang diadakan di Lombok Timur.
sebagai peserta? Bukan!
Sebagai instruktur? Ngimpi!
Lah terus? sebagai panitia doank. Itupun panitia yang ditugaskan sepulang kantor. Ini kayak abis ngantor, lo ngantor lagi, kebayang kan nikah sama pekerja keras kayak gue? *nasiblajang

Siapa sih yang gak tahu tenun? Salah satu budaya bangsa indonesia yang diturunkan secara turun temurun dan memiliki ciri motif yang khas di berbagai daerah ini merupaka suatu karya seni yang sampai saat ini masih memiliki nilai tersendiri. Bayangkan saja, konsumen untuk kain tenun ini biasanya masyarakat menengah ke atas, maklum, yang namanya kain tenun, karena dibuatnya lama dan bernilai budaya, harganya menjadi mahal.

Berhubung gue orang baru di dunia pertenunan, gue pun antusias menjadi panitia tambahan yang ditugaskan untuk menemani instruktur dan peserta pelatihan dari siang sampai malam hari. Di sana gue pertama kali melihat proses pembuatan kain tenun, mulai dari pemilihan benang sampai dengan penenunan yang membutuhkan waktu begitu lama. Alat tenun yang digunakan ini ada 2 jenis, yaitu gedogan (manual dan sederhana) serta ATBM (alat tenun bukan mesin).

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

ATBM (alat tenun bukan mesin)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

alat tenun gedogan

Bahkan sampai 3 hari gue mendampingi pun, kain yang bisa ditenun belum seberapa. Untuk tenun gedogan hanya menghasilkan sekitar 4 meter, sedangkan ATBM bisa menghasilkan sampai 20 meter.

Kebetulan peserta pelatihan ini semuanya berasal dari Desa Pringgasela. Buat kalian yang gak tahu, Pringgasela ini adalah salah satu desa tenun di Indonesia yang telah lama menurunkan keterampilan menenun dari zaman Einstein belum lahir.

Karena merasa kurang cukup puas dengan 3 hari di tempat pelatihan tenun, gue pun memutuskan untuk berkunjung langsung ke Desa Pringgasela ini. Desa Pringgasela berada sekitar 15 Km dari pusat kota Selong. Akses ke desa ini cukup bagus dengan pemandangan sawah dan kebun yang masih mendominasi sepanjang perjalanan. Namun, sentra industri tenun ini berada di perkampungannya.

Hampir di sepanajang jalan di bagian perkampungan Desa Pringgasela ini terdengar suara “tok tak tok tak tok tak” menandakan suara gedogan yang sedang dipakai menenun oleh ibu-ibu yang ada di Desa ini. bisa jadi desa wisata lombok nih. Rata-rata mereka menenun di teras rumah masing-masing dengan menggunakan gedogan. Penenun di desa Pringgasela ini terbagi dalam beberapa kelompok tenun. Karena banyaknya kelompok tenun tersebut, gue pun memutuskan untuk ke satu tempat saja, yaitu kelompok sentosa sasak tenun.

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

pak maliki, ketua kelompok sentosa sasak tenun

Kelompok ini berada di bagian RW Adil (entah kenapa RW –nya gak pake nomor, malah pake nama :v ), gubuk daya, Desa Pringgasela. Di sana, gue ketemu dengan ketua kelompoknya, Pak Maliki. Beliau adalah ketua kelompok, sekaligus penenun, sekaligus instruktur, sekaligus narasumber, sekaligus… sekaligus…saking banyaknya ke-sekaligus-annya, pak maliki bisa dikatakan sudah “master” dalam dunia tenun.

Gue langsung diceritakan mengenai hal unik dari tenun di desa Pringgasela ini dibandingkan dengan di tempat lain. Dibandingkan dengan beberapa sentra tenun di Lombok Timur, seperti Sukarara, Sembalun dan Maringkik, Desa Pringgasela ini jauh lebih dahulu menenun dan tenun sudah membudaya di masyarakatnya. Tidak heran, 99% masyarakat Desa Pringgasela, terutama ibu-ibu, bisa menenun dan menekuninya sembari mengisi waktu luang. Namun, ketika ada masyarakat yang meninggal, semua yang melakukan aktifitas menenun “harus berhenti sejenak” untuk melayat atau sekedar berbelasungkawa selama minimal satu hari. selain itu, terjaganya sebuah kain tenun berumur 200 tahun juga menjadi salah satu daya tarik di Desa Pringgasela ini. kain ini tidak dijual, dan hanya bisa dilihat oleh khalayak ramai ketika ada prosesi pernikahan masyarakat desa setempat. Benar-benar budaya yang unik yah…

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

koleksi kain tenun khas Pringgasela

Selain motif yang khas, diversifikasi produk menjadi beberapa produk turunan lainnya juga membuat tenun di desa ini tak lekang oleh perkembangan zaman. Tidak hanya membuat kain sebagai bahan utama, tenun di desa Pringgasela ini mulai merambah ke dunia fashion lainnya seperti syal, pashmina, tas, kemeja dan lain-lain.

Menangani 60 anggota, pak maliki tampaknya tidak kelelahan untuk mengembangkan tenun di Desa Pringgasela ini. Adapun motivasi dari pak Maliki untuk tidak berhenti menenun adalah “kalau bukan kita, siapa lagi yang membudayakan tenun sasak?”.

Jangan khawatir, tenun di Desa Pringgasela ini sudah diakui sebagai salah satu tenun dengan kualitas bagus di Indonesia. kain tenunnya sudah banyak dijadikan bahan utama untuk peragaan busana dan model baik di lombok maupun ketika ada pameran di luar daerah. Jadi, tenun pringgasela menjadi salah satu alternatif fashion berkualitas bagi kalian. Sebagai bocoran nih (anggap spoiler) berikut harga tenun yang ada di desa Pringgasela ini :

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

motif tenun songket Desa Pringgasela Rp700.000 – Rp1.000.000 (4 x 0,6 m)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

motif pucuk rebung tenun Desa Pringgasela Rp350.000 (4 x 0,6 m)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

motif lambai tenun desa Pringgasela Rp350.000 (4 x 0,6 m)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

motif rangrang kain tenun desa Pringgasela Rp250.000 (2 x 0,6 m)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

syal dari tenun khas desa Pringgasela Rp60.000

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

tas dari bahan tenun desa Pringgasela Rp650.000 (sedang)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

pashmina dari kain tenun desa Pringgasela Rp100.000 (1,5 x 0,6 m)

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

kemeja dari kain tenun desa Pringgasela

bonus:

Kain tenun pringgasela, tenun pringgasela, desa pringgasela, tenun desa pringgasela, tenun lombok, tenun lombok timur, tenun khas lombok, desa tenun indonesia, desa tenun lombok, desa tenun di lombok timur

kain tenun legendaris, berumur 200 tahun di desa Pringgasela

(Visited 1,977 times, 1 visits today)


About

blogger - humoris - penyuluh perindustrian - sherlockian


'Pringgasela, Desa tenun Lombok Timur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool