Suku sasak memiliki sistem penanggalan yang unik

Kalender Rowot, Kearifan Budaya Suku Sasak Lombok

Kalender Rowot, Kearifan Budaya Suku Sasak Lombok
Vote Us

Salah satu penemuan dalam peradaban manusia yang menurut saya sangat membantu kehidupan adalah sistem penanggalan. Well, kita nggak tahu bagaimana para tetua kita di zaman dahulu berdiskusi dan merapatkan hal ribet yang sekarang bisa kita nikmati sesimpel ini. Thank God!

Buat penyuka preloved stuffs, wajib kunjungi tempat ini: berburu barang bekas di Mataram Lombok

Selain kalender masehi dan kalender hijriah, ada banyak sistem penanggalan lokal yang berkembang mengikuti kebudayaan masyarakat. Dan..for you to know, di pulau tercinta ini, suku Sasak Lombok, punya sistem penanggalan yang unik, yang dikenal dengan nama kalender rowot.

Keren? Absolutely yes!

This! Rowot for 2017

Sistem penanggalan Rowot ini menjadi bukti bahwa suku Sasak memiliki peradaban dan kearifan yang tinggi. Meski baru diresmikan di tahun 2014 oleh pemerintah NTB, sistem penanggalan ini sudah sejak lama hidup di masyarakat, dan diperkenalkan kembali oleh lembaga Rowot Nusantara Lombok. Lembaga inilah yang memelopori riset mengenai kalender Rowot.

Mengapa Rowot?

Mendengar namanya yang unik, pasti semua bertanya-tanya, asal nama Rowot. Ternyata, nama ini diambil dari nama gugusan bintang di langit, Pleiades, yang oleh suku Sasak dikenal sebagai gugusan bintang Rowot. Gugusan bintang ini biasanya muncul di arah timur laut. Kemunculannya kemudian dijadikan patokan awal tahun sistem penanggalan suku Sasak.

Bagi suku Sasak, perhitungan waktu adalah hal yang sangat penting dan bisa jadi mempengaruhi banyak aktifitas masyarakat. Keberadaan Rowot sendiri sebetulnya adalah pintu kesadaran masyarakat tentang konsep ruang dan waktu.

Sudah sejak lama, kalender Rowot ini dijadikan acuan dalam menentukan acara atau momen penting. Memang, tidak semua masyarakat tahu, namun biasanya para tokoh adat mengerti cara membacanya. Nah, mereka inilah yang kemudian dimintai pendapat oleh masyarakat perihal waktu terbaik untuk melakukan gelaran tertentu. Pada dasarnya, semua hari baik, namun ada waktu-waktu tertentu yang diyakini mendatangkan kebaikan berlipat.

Sistem penanggalan Rowot digunakan untuk menentukan waktu bau nyale

Rapat core event bau nyale

Salah satu yang teranyar adalah penentuan core event Bau Nyale. Beberapa waktu lalu, para tokoh adat bersama pemerintah daerah terkait berkumpul untuk berdiskusi menentukan perkiraan waktu munculnya nyale. Nah, berdasar kalender Rowot Sasak, tumpahnya nyale jatuh pada tanggal 16-17 Februari 2017. Penentuan ini pastinya sudah melalui berbagai perhitungan dan pengamatan fenomena alam, yang di dalamnya melibatkan para tokoh adat, termasuk pengamat astronomi Sasak. Kurang keren apa lagi, bray!

Rowot adalah sistem penanggalan suku Sasak

Temu tetua adat Sasak

Still look that cool with local attire!

Nggak cuma nyale, suku Sasak juga melakukan perhitungan rowot untuk berbagai hal lainnya seperti menentukan musim bercocok tanam yang tepat, waktu begawe, pembagian musim, termasuk warige–sistem ilmu perbintangan kuno Sasak yang menunjukkan proyeksi kejadian di bumi yang berkaitan dengan tingkah polah alam semesta–. And I think this one is pretty cool! Semacam zodiak dengan taste lokal yang lebih arif dan bijak.

Bacaan Warige dalam sistem penanggalan Sasak

Inih! Contoh Warige Sasak Lombok

Konsep penghitungan Rowot menggunakan lama perjalanan bulan yang dipadukan dengan kalender Hijriah dan kalender Jawa. Jumlah hari dalam setahun dalam sistem penanggalan Rowot adalah 360 hari atau 30 hari dalam setiap bulan. Terbitnya Bintang Rowot yang hanya sekali dalam setahun biasanya mundur 10 hari. Rowot biasanya muncul pada tanggal 25, 15, atau 5. Jika tahun ini Rowot muncul pada tanggal 15, maka tahun depan ia akan muncul di tanggal 5, dan tahun depannya lagi di tahun 25. Dan seterusnya demikian.

Perpindahan bulan dalam Rowot juga ditandai dengan fenomena-fenomena alam yang dipahami sebagai sign oleh para tetua. Misalnya saja, bulan ke-empat akan ditandai dengan adanya suara Guntur/petir, atau bulan ke-enam yang jelas ditandai dengan pergeseran arah matahari yang makin merapat ke khatulistiwa. Psstttt.. Ingat ya, perhitungan bulan pertama Rowot tidak dimulai dari Januari. Hehe..

Prosesi ngandang Rowot untuk menentukan sistem penanggalan rowot

Prosesi Ngandang Rowot

Momen pergantian tahun versi Rowot pun digelar dengan citarasa berbeda. Ngandang Rowot, disebut demikian, akan diisi dengan sarasehan budaya, pagelaran seni dan doa bersama. Tahun sebelumnya, 2016, bulan pertama kalender Rowot jatuh di bulan Mei, yang artinya, sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru Rowot.

Sistem penanggalan melalui proses ngandang rowot pada awal tahunnya

Penuh penghayatan dan kearifan lokal. Masih dari Ngandang Rowot

Sistem penanggalan dan gelaran seni dalam ngandang rowot

Pagelaran seni Ngandang Rowot

Bagaimana menurut Ezytraveler? Unik kan!

Selain sebagai warisan budaya dan kearifan suku Sasak, keberadaan Rowot juga menunjukkan tingkat pengetahuan suku Sasak yang tinggi, sehingga mestinya ini menjadi pelajaran dan acuan suku Sasak untuk tidak menjadi suku yang lemah dan rendah diri, justru sebaliknya, agar percaya diri dan berjuang teguh membangun pribadi, keluarga dan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Sistem penanggalan Rowot memilki ciri khas yang unik

Makan berasama mengelilingi pulang penamat

Penasaran? Want to know more?

Ezytraveler bisa kontak via Facebook untuk tanya-tanya apa saja seputar sistem kalender ini di Rowot Rontal. Jika ingin suasana yang lebih hidup, saat ke Lombok, datanglah ke desa adat, berkunjunglah ke rumah tetua atau pemangku adat, dan Ezytraveler bisa mendapat cerita lengkap seputar sistem penanggalan Rowot.

Have Ezytravel plan your trip, and see you soon in Lombok!

 

*foto-foto adalah milik Rowot Rontal. Thanks! ☺

 

“Intip tiket pesawat, promo hotel dan paket tour yang tepat untuk liburan Ezytravelers di SINI” Tiket Pesawat, Paket Tour, dan Hotel Terbaik

 

(Visited 480 times, 1 visits today)


About

Traveling is a personal way to find yourself. Get lost, and expand your horizon!


'Kalender Rowot, Kearifan Budaya Suku Sasak Lombok' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool