Tari-Tandang-Mendet

Merasakan Kegembiraan Panen Melalui Tari Tandang Mendet, Lombok

Merasakan Kegembiraan Panen Melalui Tari Tandang Mendet, Lombok
Vote Us

Ayo kenalan dengan Tari Tandang Mendet!

Great Sale Lombok masih berlangsung sampai tanggal 28 Februari 2017 lho…

Jadi buat ezytravelers yang mau liburan ke Lombok hayuk buruan. Masih dalam suasana Bau Nyale nih di Lombok.

Bau Nyale kali ini saya mencoba bertandang ke daerah yang berbeda nih. Biasanya setiap Bau Nyale, saya mengikuti acaranya yang diselenggarakan di Lombok Tengah yaitu tepatnya di pantai Seger. Tahun ini berbeda, saya mengendarai motor ke Lombok Timur.

Tari-Tandang-Mendet

Foto: Suyud Bakti

Pagi itu cuaca cukup cerah, mengingat hampir sepekan Lombok diguyur hujan dan angin yang cukup hebat. Hujan yang lebat dan angin yang kencang, membuat saya memilih bermalas-malasan di dalam rumah selama beberapa hari. Tapi hari itu saya tetap bersemangat untuk datang ke Festival Kaliantan, acara yang digelar dalam rangkaian Bau Nyale di Lombok Timut. Akan ada atraksi  Tari Tandang Mendet yang tentu saja akan diiringi oleh alat musik tradisional.

Ya, saya memang sengaja menuju ke timur untuk mendapatkan sensasi berbeda dalam Bau Nyale tahun ini. Saya mendengar informasi dari seorang teman bahwa di Festival Kaliantan yang digelar di lapangan Bolek Jerowaru ini akan menyuguhkan banyak kesenian tradisional. Nah, saya suka sekali kalau sudah berbau tradisional, apalagi pesta rakyat seperti ini. Gendang Beleq pastinya menjadi salah satu kesenian daerah yang saya sukai di Lombok ini.

Intip Great Sale Lombok Selama Bulan Februari Yuk!

 

Tari-Tandang-Mendet

Foto: Suyud Bakti

Pejalanan memakan waktu sekitar 3 jam lebih, maklum pagi itu saya melaju dengan kecepatan sedang. Sesampainya di sana, wuiiiihhh sudah rame banget!

Masyarakat sudah tumpah ruah di lapangan. Saya yang hanya sendiri, clingukan mencari seorang teman yang sebelumnya membuat janji dengan saya untuk menyaksikan festival ini bersama. Sudah terdengar suara alat musik daerah yang menggaung seantero lapangan.

Tari-Tandang-Mendet

Foto: Suyud Bakti

Pesta rakyat yang cukup mengesankan, tua muda, anak-anak dan dari semua kalangan sangat antusias menyaksikan kemeriahan acara Festival Kaliantan ini. Saya segera menghubungi teman saya, setelah bertemu kemudian dia mengajak saya untuk bisa mendapatkan spot yang baik untuk menyaksikan acara ini. Berbagai atraksi kesenian seperti gendang beleq sudah disuguhkan.

Setelah mendapatkan sebuah spot untuk menonton yang cukup baik, saya langsung menikmati rangkaian acara lagi. Nah, yang cukup menarik perhatian saya adalah Tari Tandang Mendet. Baru kali ini saya menyaksikan tarian ini. Tari Tandang Mendet ini menurut informasi yang saya dapatkan dari teman saya, berasak dari Sembalun. Dan kebetulan, kelompok penari yang sedang pentas tersebut didatangkan langsung dari Sembalun.

Tari-Tandang-Mendet

Foto: Suyud Bakti

Ada sekitar 11 orang orang berpakaian layaknya prajurit pada kerajaan pada jaman dahulu, lengkap dengan tombak yang dibawa sudah memasuki ke tengah lapangan. Tari Tandang Mendet merupakan tarian yang memiliki arti kegembiraan. Bentuk tarian yang dilambangkan sebagai ungakapan bahagia karena panen yang berhasil. Tarian ini diiringi oleh tabuhan dari gendang beleq. Aih, saya semakin terpikat untuk menontonnya sampai habis.

Sembari menyaksikan tari Tandang Mendet ini, sesekali saya bertanya pada teman saya yang kebetulan orang asli Lombok Timur. Ternyata setiap gerakan tari Tandang Mendet ini punya arti tersendiri lho! Misalnya nih gerakan mengerucut, itu melambangkan Gunung Rinjani yang telah memberikan sumber mata air untuk masyarakat Lombok. Kemudian gerakan berbaris lurus berbanjar, yang dilambangkan sebagai keselamatan dunia dan akhirat.

 

Tari Tandang Mendet

Foto: Suyud Bakti

Wah, jadi semakin larut dengan tarian ini. Sayangnya, ternyata tari Tandang Mendet ini kurang banyak dikenal oleh masyarakat Lombok sendiri, khususnya anak muda. Iya sih, jaman sekarang memang lebih banyak ke arah modern, hal yang berbau tradisional banyak ditinggalkan. Padahal nih, menurut saya pribadi ini merupakan kekayaan dari budaya Lombok sendiri.

Tak berapa lama tarian itu berakhir. Saya cukup menikmatinya. Dan masih banyak sekali rangkaian acara lain yang akan saya nikmati. Hari semakin sore dan acara festival Kaliantan ini semakin ramai saja.  Saya berkeliling lapangan untuk melihat-lihat. Nah! kalian kapan ke Lombok? Ini masih banyak raingkaian event budaya di Lombok lho!

Eits, sampahnya dibuang ke tempat sampah donk!

Salam Cihuy~

 

(Visited 116 times, 1 visits today)


About

Simply Complicated


'Merasakan Kegembiraan Panen Melalui Tari Tandang Mendet, Lombok' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool