budaya sasak lombok

Terune Sasak Lombok Gagah Liukkan Oncer

Terune Sasak Lombok Gagah Liukkan Oncer
2.3 (46.67%) 3 votes

Sobat Ezytravelers yang kebetulan atau pernah berlibur di Lombok rasanya pasti pernah terjebak macet panjang di salah satu ruas jalan, dan ketika mobil akhirnya bisa bergerak, sobat Ezy beriringan dengan rombongan Nyongkolan. Satu prosesi dari rangkaian proses pernikahan Teruna (pemuda) dan Dedare (gadis) Sasak Lombok. Saran saya, jika musik pengiring prosesi ini adalah Gendang Beleq, jangan ragu meminta driver atau guide trip Anda mencari lokasi parkir yang tak menambah kemacetan. Waktunya berburu foto khas Budaya Sasak Lombok. Gagahnya para pemuda pemegang alat musik Kenceng atau Ceng-Ceng meski liuk badan mereka bergerak seragam dilatari rancak suara kendang dari para penabuh Gendang Lanang (kendang lelaki) dan Gendang Wadon (kendang perempuan).

budaya sasak lombok

Wah, Gendang Beleqnya lebih tinggi dari aku gini yaaa..

budaya sasak lombok

Gerakan seirama para pemegang Kenceng di kelompok Gendang Beleq.

budaya sasak lombok

Berbalas tabuhan Gendang Lanang dan Gendang Wadon.

budaya sasak lombok

Persiapan formasi berbalas tabuhan Gendang Lanang dan Gendang Wadon.

Tabuhan gabungan dari -umumnya- empat Gendang Lanang dan empat buah juga dari Gendang Wadon sungguh indah dan terasa magisnya. Sejarahnya, tetabuhan musik ini digunakan sebagai musik pengantar para prajurit ke medan perang. Begitu juga ketika kembali dari satu peperangan, Gendang Beleq pula lah yang digunakan sebagai penyambut. Dalam perkembangannya, saat ini seringkali Gendang Beleq menjadi kelompok musik pengantar di barisan para pengantar pengantin baru, lakukan ‘Ngunduh Mantu’ (Jawa) atau Baliq Lampak Nae (Sasak) ke rumah orang tua pengantin perempuan.

budaya sasak lombok

Anak-anak yang juga berbusana adat Sasak Lombok, umumnya berada di barisan paling depan.

budaya sasak lombok

Barisan pengantar di Nyongkolan kadang berjalan sampai 1KM-an lho…

budaya sasak lombok

Salah satu Nyongkolan yang diiringi 3 kelompok Gendang Beleq.

Adik bungsu perempuan saya termasuk salah satu pasangan pengantin yang pernah merasakan prosesi Nyongkolan. Tabuhan Gendang Beleq dapat menghasilkan suara yang cukup keras. Walau cuma dari satu kelompok, ketika Gendang Lanang dan Wadon ditabuh rancak bersamaan dengan gerakan tari seragam (Oncer) dari para pemegang Kencengnya suaranya tetap terdengar semarak dan riuh. Buat saya pribadi, kadang saya merasa tersedot irama magis yang dihasilkan dari perpaduan tujuh alat musik dalam satu kelompok Gendang Beleq. Tabuhan yang dijenakkan ketika pasangan pengantin bersanding di pelaminan, berganti dengan dentingan syahdu gamelan dari lagu-lagu Sasak yang terkenal seperti Angin Alus, Buaq Ate atau Kadal Nongak.

budaya sasak lombok

Saatnya penabuh gamelan show on. Gendang Beleq istirahat dulu..

budaya sasak lombok

Jika prosesi melibatkan lebih dari satu kelompok Gendang Beleq, masing-masing beroleh kesempatan mainkan lagu pilihan atau formasi tari.

budaya sasak lombok

Para penabuh Gendang Beleq di barisan terdepan.

Tips khusus lainnya, jika di salah satu trip anda kebetulan melewati satu rumah atau lokasi sedang berlangsungnya resepsi atau prosesi Nyongkolan, tak perlu sungkan jika ingin masuk ke dalam barisan dan berbaur.

Oh iya, selain itu yang menarik juga adalah design pelaminan pengantin Sasak. Terutama jika pasangan pengantinnya merupakan anak cucu dari keluarga bangsawan (biasanya di kampung-kampung pedalaman/desa yang jamak didiami keluarga besar bangsawan Sasak Lombok). Koleksi Payung Praja, tombak, keris pusaka, songket tua dengan motif tenun yang mungkin sudah tidak diproduksi lagi, akan wira-wiri baik di pelaminan, atau mungkin digunakan para tetamu juga keluarga pengantin. Abaikan sejenak rasa malu. Sebagian besar warga Sasak Lombok cukup mahfum dengan para pemburu foto adat istiadat atau budaya seperti para sobat Ezy.

budaya sasak lombok

Payung Praja hijau mengapit pelaminan pengantin di prosesi Nyongkolan. Eh, ini, pengantinnya mana yak?

Ah iya, tentang para pemuda gagah saat lakukan Oncer (gerakan tari para pemegang Kenceng), mereka ini biasanya beraksi saat rombongan Nyongkolan hendak memasuki atau sudah dekat dengan rumah sang pengantin wanita. Baik itu jika prosesi di jalan raya atau di gang-gang yang tak bisa dimasuki si roda empat. Nah, di moment ini, sebaiknya set camdig atau smart phone kalian di fitur perekam video yaaa.

Siap berburu budaya Sasak Lombok? Saya tunggu di Lombok. 🙂

(Visited 481 times, 1 visits today)


About

Penulis freelance dengan seorang putri dan seorang putra, serta selalu berjuang keras menjadi istri terbaik dunia dan akhirat.


'Terune Sasak Lombok Gagah Liukkan Oncer' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool