Sate Bulayak Lombok

Traditional Food Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Pulau Lombok

Traditional Food Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Pulau Lombok
5 (100%) 1 vote

Sobat travellers yang baik hati, akhir pekan merupakan timing yang tepat untuk sobat dan keluarga bersantai sejenak melepas penat agar dapat quality time setelah beraktifitas selama weekday dan Pulau Lombok adalah solusinya

Jika Anda bertandang ke Lombok, entah buat liburan atau sekedar menghamburkan duit yang ngga muat di kantong, ada baiknya Anda mencicipi salah satu kuliner yang sudah melegenda di Lombok. Karena terasa kurang afdol jika Anda belum mencicipi makanan khas ini.

Lombok, pulau dengan berjuta misteri ngga akan habis dijelajah. Selain dijuluki Pulau Seribu Masjid sebagai symbol religiusitas, ia juga kaya akan wisata alamnya, ia juga dilengkapi dengan kuliner-kuliner yang oke-sip punya. Inilah salah satunya:

Sate Bulayak

Sate Bulayak

Sebut saja nama si doi SATE BULAYAK (emang itu sih namanya hehe). Sekilas sate ini sama dengan sate pada umumya. Tapi apa ya yang kira-kira bikin sate ini punya tempat tersendiri di hati para penikmatnya? Yuk langsung kita gubris.

Lombok Barat, tepatnya di wilayah Suranadi merupakan aset penting dalam dunia perkulineran. Tempat ini tak pernah minim pengunjung, terlebih lagi jika di akhir pekan. Tempatnya yang handy dan accessable karena tidak memakan waktu kurang dari 30 menit dari pusat kota membuatnya tak pernah sepi. Dalam perjalanan, kita disuguhi oleh alam hijau yang menyegarkan. Letaknya yang berdampingan dengan hutan lindung dan mata air memberikan sensasi tersendiri. Jadi jangan takut jika berkunjung ke tempat ini walau di siang hari yang terik, karena rasa panas akan lenyap oleh sejuknya semilir angin yang menyapa kulit.

Suranadi Lombok Barat

Sepanjang Jalan Akan Dipenuhi Pemandangan Nan-Hijau

Lalu apa hubungannya Suranadi dengan Sate Bulayak? Hubungannya baik-baik saja adalah: di lokasi ini, kita bisa dengan mudah berjumpa sama si sate.

Apa sih yang buat sate ini begitu khas? Oke, kita mulai dari olahan satenya sendiri.

Di sini, satenya tersedia dalam aneka jenis daging. Diantaranya daging sapi, daging ayam, usus sapi, serta hati sapi. Konsumen bisa memilih dengan sesuka hati sesuai selera.

Sate Bulayak

Sate Dengan Potongan Cabai

Setelah membahas satenya, mari kita ulas sedikit tentang bumbunya. Bumbu sate bulayak ini berwarna oranye karena olahan bahan dari cabe rawit, merica, kemiri, bawang putih, santan dan racikan resep rahasianya, jadilah bumbunya yang sekilas mirip bumbu kari. Khusus buat yang suka pedas biasanya diberikan potongan cabe (lagi) di atasnya. Perasan jeruk limau menambah aroma khas dan gurihnya.

Nah, by the way, sobat traveller mungkin bingung, mengapa sate ini disebut sate bulayak? Well, bulayak sebenarnya bukanlah nama si sate melainkan nama hidangan pendamping si sate (ceileh, sate aja ada pendampingnya, masa situ kaga?).

Bulayak ini sejenis lontong, tapi kemasannya berbeda. Lontong pada umumnya dibalut oleh daun pisang dan bentuknya seperti limas segi-empat, berbeda dengan bulayak. Bulayak dikemas memanjang seperti spiral (semi tabung), jadi untuk membukanya harus dengan gerakan memutar. Uniknya lagi, bulayak dibalut oleh daun aren atau daun pohon enau yang kemudian dengan itu membuatnya terasa sempurna. Untuk lebih jelasnya bisa sobat lihat foto berikut ini.

Lontong Sate Bulayak

Bulayak

Sate bulayak memang pas dinikmati disegala situasi dan kondisi. Apalagi jika sobat travellers adalah penikmat makanan pedas. Cukup dengan merogoh kocek Rp 20.000, Anda sudah bisa menikmati makanan rasa bintang lima ini.

Lontong Sate Bulayak

Cara Membuka Bulayak

Biasanya, beraneka minuman segar seperti, es kelapa muda, es jeruk, turut menemani hidangan ini, dan secara tidak langsung membius para penikmatnya agar tidak ragu untuk menambah porsi lagi.

Daerah Suranadi ini buka setiap hari. Di hari kerja (Senin – Jumat), available dari pukul 09.00 dan tutup pukul 18.00 Wita. Spesial akhir pekan, bukanya lebih awal yakni pukul 08.00.

Sobat travellers yang baik hati, jika kalian tidak sempat berkunjung ke tempat ini sesuai jadwal, jangan takut ketinggalan merasakan khas ini. Terlebih jika Anda adalah penikmat kuliner malam. Kalian bisa mendapatkannya di pusat kota juga kok, tepatnya di Taman Udayana. Tak kalah lezatnya memang. Namun, alangkah lebih baiknya jika Anda mencoba langsung dipusat kulinernya.

TIKET MURAH KE LOMBOK
Taman Udayana Lombok

Taman Udayana

Jadi, tunggu apalagi? Buruan ke Lombok sebelum kiamat tiba.

(Visited 852 times, 1 visits today)

Tagged:



'Traditional Food Kaki Lima Rasa Bintang Lima di Pulau Lombok' have 11 comments

  1. May 1, 2015 @ 10:18 pm Anonym

    Penjelasannya lengkap. Can wait get there soon….

    Reply

  2. May 1, 2015 @ 10:28 pm Rema Putra Kusuma

    sayaa udah kesana dan udah makan dsnaaaa. buat yg ke lombok harus hatihati ntar ga mau pulaang

    Reply

  3. May 1, 2015 @ 10:51 pm Firdi K. Ramadhan

    Bulayak yang bener-bener makanan yang layak.
    thumbs up buat postingan ini.

    Reply

  4. May 1, 2015 @ 11:25 pm Iwan Setiawan

    Sate bulayak dan sate rembige jg favorit saya nih 😉

    Reply

  5. May 2, 2015 @ 6:22 am Hierwan

    di jamin rasa sate bulayak ini ajib bener. udah tempat wisatanya bagus,eh makanan khasnya jga ajib2. hati2 klo udh k lombok nanti gak mau pulang

    Reply

  6. May 2, 2015 @ 3:56 pm anonymous

    Bulayak !!!

    Reply

  7. July 21, 2015 @ 1:58 am andyhardiyanti

    bumbunya sate bulayak ini sipp banget, rasa pengen nambah 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 HelloLombokku.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool